Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Geger! Pemancing Sampit Dapat Ikan Langka di Sungai Mentaya

Usay Nor Rahmad • Senin, 5 Januari 2026 | 09:59 WIB
Ikan Bontia yang berhasil diangkat oleh pemancing Sampit dari Sungai Mentaya, Desa Rasau Tumbuh, Kecamatan Kota Besi. (Rahmat Hidayat/Radar Sampit)
Ikan Bontia yang berhasil diangkat oleh pemancing Sampit dari Sungai Mentaya, Desa Rasau Tumbuh, Kecamatan Kota Besi. (Rahmat Hidayat/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Keberuntungan tak terduga dialami Rahmat Hidayat, seorang pemancing asal Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Saat memancing galah, Rahmat justru mendapatkan ikan unik dan langka, yakni ikan botia atau yang dikenal juga sebagai ikan badut air tawar, di Sungai Mentaya, Desa Rasau Tumbuh, Kecamatan Kota Besi.

Rahmat mengaku awalnya tidak menyangka ikan yang didapatnya memiliki nilai dan keunikan tersendiri.

“Saya memancing galah dan mendapatkan ikan ini. Warnanya cantik, kuning emas kehijauan dengan belang hitam yang tegas, dan ekornya kejinggaan,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Ikan bontia dikenal sebagai salah satu ikan endemik perairan tawar Kalimantan dan Sumatera.

Corak warnanya yang mencolok membuat ikan ini kerap diburu kolektor untuk dijadikan ikan hias akuarium.

Bahkan, di kalangan tertentu, ikan bontia dipercaya sebagai pembawa keberuntungan atau hoki.

Secara ilmiah, ikan botia memiliki nama Botia macracanthus atau sering juga disebut clown loach.

Ikan ini hidup di sungai-sungai besar dengan arus sedang hingga deras, dasar berpasir atau berlumpur, serta perairan yang relatif bersih. Keberadaan ikan bontia sering dijadikan indikator masih terjaganya kualitas ekosistem sungai.

Dayat, sapaan akrabnya, berharap temuan ikan unik ini menjadi pengingat pentingnya menjaga Sungai Mentaya dari aktivitas perusakan lingkungan.

Ia secara khusus menyoroti praktik ilegal seperti giabing atau meracuni ikan yang masih kerap terjadi.

“Harapan saya, jangan lagi ada aktivitas ilegal seperti meracuni ikan. Itu bisa mengganggu keanekaragaman hayati dan merusak ekosistem sungai,” tegasnya.

Selama ini, Sungai Mentaya dikenal sebagai rumah bagi beragam satwa air tawar, termasuk berbagai jenis ikan yang unik dan indah.

Keberadaan ikan bontia di sungai tersebut menjadi bukti bahwa ekosistem Sungai Mentaya masih menyimpan kekayaan hayati yang perlu dijaga bersama. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#sungai mentaya #pemancing #ikan botia #sampit