PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Lima unit rumah di BTN Amarilis 4, RT 8, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), rusak berat disapu puting beliung, Senin (6/1) pukul 15.00 WIB.
Atap di seluruh bagian rumah terangkat beserta kerangkanya ketika pusaran angin yang disertai hujan deras mengguyur Kabupaten Kotawaringin Barat. Jaringan listrik rumah pun rusak dan kabel putus.
Penghuni salah satu BTN Amarilis 4 Susanti menyampaikan, angin kencang bersamaan dengan hujan deras yang turun dan membuat suara yang menderu.
"Angin begitu kencang, seperti puting beliung, yang di BTN Amarilis 4 ini yang terdampak cukup parah akibat angin kencang," ujarnya.
Dia belum bisa memastikan berapa unit rumah yang terdampak, namun sejauh ini ada lima unit rumah yang atapnya lepas dan terangkat serta terbawa angin.
Selain merusak rumah, angin kencang juga menyebabkan sejumlah kabel PLN putus. Listrik pun padam di kawasan tersebut. Hal ini menambah kesulitan warga yang tengah berupaya mengamankan barang-barang mereka dari kerusakan lebih lanjut.
“Kami berharap petugas segera datang ke sini untuk membantu, terutama memperbaiki kabel listrik yang putus,” harapnya.
Hujan deras dan angin kencang juga menumbangkan pohon di jalan utama Pasir Panjang. Kendaraan macet lantaran jalan tertutup pohon.
Saat ini personel BPBD dan unsur lainnya sedang berupaya melakukan evakuasi dan pembersihan pohon dengan menggunakan gergaji mesin.
Sementara itu, Prakirawan Cuaca BMKG Kotawaringin Barat Eko Yulianto Nugroho mengatakan, saat hujan deras turun angin terdeteksi berkecepatan 16 knot atau setara dengan 32 kilometer per jam. Hal tersebut terjadi lantaran adanya awan Cumulonimbus (CB).
"Sebenarnya saat ini tiap siang menjelang sore juga memang ada awan CB, hanya saja tiap hari lokasi dan intensitasnya berbeda - beda. Biasanya kalau musim hujan pada pagi hari cerah, siang gerah, sorenya hujan angin disertai petir," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Slamet Harmoko