Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabut Asap Meningkat, Kasus ISPA Kotim Tembus 2.656 Kasus pada Agustus

M
Penulis: M. Akbar❯
KABUT ASAP: Sejumlah pengendara di Kota Sampit, Kotawaringin Timur menerobos pekatnya asap akibat Karhutla, beberapa waktu lalu. FOTO: DOK.  USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT
KABUT ASAP: Sejumlah pengendara di Kota Sampit, Kotawaringin Timur menerobos pekatnya asap akibat Karhutla, beberapa waktu lalu. FOTO: DOK. USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali meningkat di tengah kondisi kabut asap.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim mencatat 2.656 kasus ISPA sepanjang Agustus 2026, meningkat dibandingkan dua bulan sebelumnya.

Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi, mengatakan peningkatan kasus ISPA memang terjadi, tetapi berdasarkan data dari fasilitas pelayanan kesehatan (faskes), kenaikannya belum tergolong signifikan.

Advertisement

Menurutnya, sebagian masyarakat yang mengalami keluhan ISPA memilih melakukan pengobatan secara mandiri sehingga tidak seluruh kasus tercatat di faskes.

“Memang untuk kasus ada peningkatan, cuma tidak signifikan. Jadi yang sakit itu kemungkinan besar minum obat sendiri, berobat sendiri, tidak berobat ke faskes kita,” kata Umar, Selasa (8/9).

Data Dinkes Kotim menunjukkan kasus ISPA pada 2026 mengalami fluktuasi. Pada Januari tercatat 2.749 kasus, kemudian turun menjadi 2.031 kasus pada Februari dan kembali turun menjadi 1.495 kasus pada Maret.

Advertisement

Kasus kemudian meningkat menjadi 2.132 kasus pada April, sebelum turun menjadi 1.751 kasus pada Mei. Selanjutnya, kasus kembali naik menjadi 1.922 kasus pada Juni, 2.119 kasus pada Juli, dan mencapai 2.656 kasus pada Agustus.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan 537 kasus dari Juli ke Agustus. Meski demikian, jumlah kasus pada Agustus masih di bawah catatan Januari yang mencapai 2.749 kasus.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, kasus ISPA juga menunjukkan pola yang fluktuatif. Pada 2024, tercatat 3.195 kasus pada Januari, 2.726 kasus pada Februari, dan 2.922 kasus pada Maret.

Sementara pada 2025, kasus ISPA tercatat 2.540 kasus pada Januari dan Februari. Jumlahnya kemudian turun menjadi 1.511 kasus pada Maret sebelum kembali meningkat menjadi 2.109 kasus pada April.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

ISPA di Sukamara selama Agustus Tercatat 407 Kasus

ISPA di Sukamara selama Agustus Tercatat 407 Kasus

Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Sukamara mencapai 407 kasus selama Agustus 2026

Kasus ISPA di Kotawaringin Barat Meningkat, Sungai Rangit Tertinggi

Kasus ISPA di Kotawaringin Barat Meningkat, Sungai Rangit Tertinggi

ISPA di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.

Empat Puskesmas Masuk Zona Merah ISPA

Empat Puskesmas Masuk Zona Merah ISPA

Empat wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, masuk zona merah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer