Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kantor Gubernur Kalteng Didatangi Pendemo, Tuntut Program MBG Dilanjutkan

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menemui ratusan warga yang menyampaikan aspirasinya terkait program MBG di Palangka Raya, Selasa (30/6) pagi.(dodi/radarsampit)
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menemui ratusan warga yang menyampaikan aspirasinya terkait program MBG di Palangka Raya, Selasa (30/6) pagi.(dodi/radarsampit)

Advertisement

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Ratusan massa yang didominasi kalangan emak-emak berkumpul di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (30/6) pagi. Aksi demo itu juga diikuti relawan dapur, mitra pelaksana MGB, dan warga yang mengaku merasakan manfaat program nasional itu.

Mereka datang membawa satu suara, agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap berjalan. Namun tetapi pelaksanaannya wajib dibersihkan dari oknum yang korup.

Aksi itu digawangi Koalisi Masyarakat Peduli Gizi Anak Kalimantan Tengah. Mereka menyampaikan delapan tuntutan. Di antaranya meminta melanjutkan Program MBG, mendorong lahirnya undang-undang sebagai payung hukum program MBG, mendesak pembenahan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN), meminta pelibatan mitra daerah dalam pengambilan keputusan. Kemudian meminta pemerintah menindak tegas siapa pun yang dianggap merusak program nasional tersebut.

Advertisement

,”Kami mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis. Yang kami inginkan adalah evaluasi, adanya payung hukum yang kuat, dan penghianat bangsa yang merusak citra MBG harus dihukum," ujar koordinator aksi, Tirta Yoga Panuntun saat menyampaikan orasinya.

Dinyatakannya, manfaat MBG sudah dirasakan masyarakat, terutama pelaku UMKM yang menjadi pemasok kebutuhan program tersebut. Bahkan, program itu dinilai membantu banyak keluarga, termasuk para orang tua tunggal, dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

Ditambahkannya, keberadaan program tersebut turut menggerakkan aktivitas pedagang, petani, nelayan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi bagian dari rantai pasok bahan pangan.

Advertisement

“Pedagang merasakan manfaatnya, petani merasakan manfaatnya, pelaku UMKM merasakan manfaatnya, nelayan juga merasakan manfaatnya. Jadi program ini bukan hanya soal makan bergizi untuk anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

"Program ini manfaatnya nyata bagi masyarakat. Dampaknya langsung dirasakan rakyat tanpa perantara,” tambah Tirta.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran merespon aksi demo tersebut dengan langsung mendatangi peserta di depan kantor. Dirinya didampingi Pj Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, beberapa pejabat Pemprov Kalteng serta anggota forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

Dirinya mengajak para peserta demo duduk lesehan bersama, sambil mendiskusikan tuntutan yang disampaikan para emak-emak itu. Agustiar pun menegaskan, pemerintah daerah berdiri di belakang penuh program unggulan pemerintah pusat itu."Program pusat adalah program gubernur. Kami terus mendukung MBG di Kalimantan Tengah," tegasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Warga bersama Aliansi Gelar Demo di Polda Terkait Koperasi Serba Usaha Sejahtera Bersama di Seruyan

Warga bersama Aliansi Gelar Demo di Polda Terkait Koperasi Serba Usaha Sejahtera Bersama di Seruyan

Warga bersama Aliansi Gelar Demo di Polda Kalteng. Mereka menuntut Terkait Koperasi Serba Usaha Sejahtera Bersama di Sambuluh di Seruyan

Tuntut Plasma, Warga 10 Desa Persiapkan Demo. Pemkab Seruyan Upayakan Alternatif Penyelesaian

Tuntut Plasma, Warga 10 Desa Persiapkan Demo. Pemkab Seruyan Upayakan Alternatif Penyelesaian

Tuntut Plasma, Warga 10 Desa Persiapkan Demo ke PT BAP. Pemkab Seruyan Upayakan Alternatif Penyelesaian dan pihak PBS siap patuhi regulasi

Demo BBM Cuma Empat Orang, Puluhan Aparat Tetap Berjaga 

Demo BBM Cuma Empat Orang, Puluhan Aparat Tetap Berjaga 

Empat pemuda menyampaikan aspirasi terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Lamandau kepada Pemerintah Kabupaten Lamandau. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer