Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wakil Ketua I DPRD Kobar Sebut Program MBG Perlu Evaluasi agar Berjalan Optimal

Syamsudin Danuri
Penulis: Syamsudin Danuri❯
Penyaluran MBG di salah satu satuan pendidikan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. (Akbar/Radar Sampit)
Penyaluran MBG di salah satu satuan pendidikan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. (Akbar/Radar Sampit)

Advertisement

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) H. Rudi Imam Gunawan meminta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan karena dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Namun, program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto itu perlu dievaluasi agar pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran.

Rudi mengatakan MBG merupakan program strategis yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil. Karena itu, DPRD Kobar mendukung keberlanjutan program tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia.

Advertisement

“Program MBG ini bertujuan baik dalam rangka pemenuhan gizi bagi anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil. Kami mendukung penuh agar program ini tetap berjalan, tetapi dengan beberapa evaluasi demi tercapainya cita-cita mulia program prioritas Presiden Republik Indonesia,” ujar Rudi, Senin (22/6/2026).

Menurut politisi Partai Golkar itu, salah satu aspek yang perlu dievaluasi adalah sistem pendistribusian makanan agar lebih tepat sasaran. Ia menyebut Badan Gizi Nasional juga telah melakukan evaluasi terhadap penerima manfaat program MBG.

Selain distribusi, peningkatan mutu makanan dan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat juga perlu menjadi perhatian. Pemerintah, kata dia, dapat belajar dari daerah-daerah yang telah berhasil menerapkan penyajian menu sesuai standar yang ditetapkan.

Advertisement

Rudi juga menekankan pentingnya pemerataan distribusi hingga ke desa-desa terpencil agar seluruh masyarakat yang berhak menerima manfaat program tersebut.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh pihak yang terlibat, khususnya pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menjalankan tugas secara profesional serta memastikan distribusi makanan tidak mengalami keterlambatan.

Ia juga mendukung wacana pengelolaan MBG melalui kantin sekolah, terutama bagi sekolah yang memiliki jumlah siswa di bawah 100 orang. Menurutnya, pelibatan kantin sekolah dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus memastikan manfaat MBG diterima masyarakat secara maksimal. (sam/yit)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Korupsi MBG Makin Melebar, Pengendali Vendor Motor Listrik SPPG Jadi Tersangka

Korupsi MBG Makin Melebar, Pengendali Vendor Motor Listrik SPPG Jadi Tersangka

Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM), yang diduga terlibat dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk program MBG

Ternyata Seperti Cara Mantan Kepala BGN dan Kroninya Memainkan Anggaran MBG

Ternyata Seperti Cara Mantan Kepala BGN dan Kroninya Memainkan Anggaran MBG

Tiga mantan pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Kejagung, ketiganya langsung ditahan

Palangka Raya Kuasai 31 Persen Penerima MBG di Kalteng

Palangka Raya Kuasai 31 Persen Penerima MBG di Kalteng

Dana tersebut dimanfaatkan untuk operasi dan pemeliharaan sumber daya air, layanan transportasi udara, pengembangan kawasan transmigrasi, hi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer