Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hilang Kendali, Pengendara Motor Terjun ke Sungai Mentaya

Fahry Ilhami Samosir

TERCEBUR : Petugas Polair Polres Kotim saat mengevakuasi sepeda motor yang jatuh ke di dermaga penyeberangan, Jalan Usman Harun, Kecamatan Baamang, Sampit, Rabu (18/3). IDA/RADAR SAMPIT
TERCEBUR : Petugas Polair Polres Kotim saat mengevakuasi sepeda motor yang jatuh ke di dermaga penyeberangan, Jalan Usman Harun, Kecamatan Baamang, Sampit, Rabu (18/3). IDA/RADAR SAMPIT


Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Insiden tak terduga terjadi di kawasan pelabuhan penyeberangan kapal feri Jalan Usman Harun, Kecamatan Baamang, Sampit. Pasalnya, seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh ke sungai bersama kendaraannya pada Rabu (18/3) siang.

Informasinya menyebutkan, peristiwa itu terjadi ketika kondisi penyeberangan tengah padat, diduga akibat meningkatnya arus mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam situasi ramai tersebut, korban yang belum diketahui identitasnya itu mengambil antrian untuk naik ke dermaga.

Advertisement

"Pas naik melintasi jembatan, diduga bapak ini hilang kendali hingga akhirnya membuat korban dan sepeda motornya terjatuh dari atas perahu ke Sungai Mentaya," kata Burhan warga asal Kecamatan Seranau, Kamis (19/3).

Warga yang melihat kejadian itu pun panik dan melaporkan kejadian tersebut ke pos Polisi terdekat.

Tak lama petugas Polair Polres Kotim datang hingga langsung melakukan pertolongan.

Advertisement

Upaya evakuasi dilakukan dengan cepat. Sementara, tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden tersebut.

"Alhamdulillah korbannya selamat dan sepeda motornya sudah berhasil dievakuasi," ujarnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna jasa penyeberangan, agar lebih berhati-hati saat berada di atas kapal, khususnya ketika situasi sedang padat.

Warga juga diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan selama proses naik dan turun dari kapal feri.

"Dimohon untuk berhati-hati karena belakangan ini pengguna jasa penyebarangan memang lagi padat, apalagi mendekati lebaran," pungkasnya. (sir)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Salinitas Sungai Mentaya 4.700 PPM, Perumdam Ingatkan Air Belum Layak Konsumsi

Salinitas Sungai Mentaya 4.700 PPM, Perumdam Ingatkan Air Belum Layak Konsumsi

Tingkat salinitas air Sungai Mentaya mencapai sekitar 4.700 ppm, jauh di atas ambang batas yang layak untuk dikonsumsi

Air Sampit Terasa Payau, Tak Layak Konsumsi. Kasus Diare Ikut Melonjak!

Air Sampit Terasa Payau, Tak Layak Konsumsi. Kasus Diare Ikut Melonjak!

Kasus diare di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami kenaikan signifikan di tengah fenomena air payau yang melanda wilayah Sampit

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Nakhoda Kapal Diminta Waspada

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Nakhoda Kapal Diminta Waspada

Kabut asap yang semakin pekat di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengancam keselamatan pelayaran di Sungai Mentaya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer