Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Besok Puncak Arus Mudik, Penumpang KM Leuser Diminta Check-in Lebih Awal

Heru Prayitno
Penulis: Heru Prayitno❯

TRANSPORTASI LAUT : Penumpang saat memasuki kapal Pelni di Pelabuhan Sampit. FOTO: PELNI/RADAR SAMPIT
TRANSPORTASI LAUT : Penumpang saat memasuki kapal Pelni di Pelabuhan Sampit. FOTO: PELNI/RADAR SAMPIT


Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com — Penumpang kapal KM Leuser diminta datang lebih awal ke terminal karena puncak arus mudik diperkirakan terjadi di Pelabuhan Sampit pada Minggu (15/3/2026). Tiga kapal dijadwalkan berangkat dalam rentang waktu sekitar tiga jam dengan total penumpang diperkirakan mencapai 2.500 orang menuju Surabaya dan Semarang.

Kapal KM Leuser dijadwalkan berangkat menuju Semarang pada Minggu (15/3) pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, kapal Kirana III akan bertolak menuju Surabaya pada pukul 12.00 WIB, disusul Dharma Rucitra VI yang berangkat ke Semarang pada pukul 14.00 WIB.

Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di terminal, Manager Pelindo Regional 3 Sampit Tri Purbo Waluyojati meminta PT Pelni melakukan proses check-in calon penumpang KM Leuser lebih awal. Langkah tersebut penting agar arus penumpang tidak bersamaan dengan penumpang Kirana III dan Dharma Rucitra VI. 

Advertisement

“Jika sampai berbarengan, akan menimbulkan antrean yang sangat panjang serta kepadatan di area depan maupun di dalam terminal,” ujar Tri Purbo Waluyojati saat menggelar koordinasi dengan PT Dharma Lautan Utama dan PT Pelni di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Jumat (13/3).

Koordinasi tersebut dilakukan karena ketiga kapal akan berangkat dalam waktu yang berdekatan sehingga diperlukan pengaturan arus penumpang yang lebih tertib.

Tri Purbo Waluyojati menambahkan, kapasitas terminal penumpang di Pelabuhan Sampit hanya mampu menampung sekitar 800 orang. Sementara itu, jumlah penumpang dari tiga kapal diperkirakan mencapai sekitar 2.500 orang.

Advertisement

“Kami minta Pelni dan DLU bisa menyiapkan lebih awal. Check-in lebih awal, embarkasi juga lebih awal, sehingga tidak ada penumpukan di terminal,” pintanya. (yit)

 

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kabut Asap Ternyata Masih Hantui Kota Sampit

Kabut Asap Ternyata Masih Hantui Kota Sampit

Kabut asap masih menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Meski tidak setebal sebelumnya

Bupati Minta Camat hingga Kades Perketat Pengawasan Karhutla Meski Hujan Mulai Turun

Bupati Minta Camat hingga Kades Perketat Pengawasan Karhutla Meski Hujan Mulai Turun

Halikinnor meminta seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa aktif mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran

Ternyata Usulan Pengerukan Alur Sungai Mentaya Kotim Tunggu Keputusan Menteri

Ternyata Usulan Pengerukan Alur Sungai Mentaya Kotim Tunggu Keputusan Menteri

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, usulan pengerukan masih dalam proses di tingkat pemerintah pusat. Pemkab Kotim belum menerima perkembang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer