PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com–Koperasi Anugerah Alam Permai (AAP) Desa Kerabu, Kecamatan Arut Utara, melakukan ploting lahan seluas 855 hektare pada Selasa (24/2). Lahan tersebut selama ini menjadi objek sengketa dengan PT Aji Jaya Plantation (AJP) selaku pemegang kerja sama operasional (KSO) PT Agrinas Palma Nusantara.
Ploting dilakukan oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) dengan penentuan titik koordinat sementara. Kegiatan itu turut disaksikan perwakilan PT Agrinas Palma Nusantara serta kedua belah pihak yang bersengketa.
Ketua Koperasi AAP Reban Nurjaman mengatakan ploting tersebut menjadi bukti kehadiran negara dalam upaya penyelesaian sengketa lahan.
“Kami mengedepankan aturan perundang-undangan yang berlaku. Koperasi AAP milik warga dan memiliki perizinan resmi dari pemerintah. Ploting ini menjadi penentu batas akhir,” ujarnya.
Reban menambahkan, setelah pemasangan patok tapal batas dan penandaan dengan cat merah di sejumlah titik koordinat, kedua pihak diharapkan berkomitmen menghormati hasil ploting.
“Pihak Agrinas dan koperasi mendampingi pemasangan tapal batas. Untuk sementara tiang yang dipasang masih sederhana dan akan diganti dengan yang permanen,” katanya.
Kepala Desa Kerabu, Sulaeman, menyatakan pihaknya berharap persoalan sengketa yang telah berlangsung cukup lama itu tidak kembali memicu konflik di masyarakat.
“Situasi sempat memanas. Sebagai pemangku wilayah, kami berupaya menjaga agar suasana tetap kondusif,” ujarnya.
Sebelum ploting dilakukan, pertemuan antara warga Desa Kerabu yang tergabung dalam koperasi dan pihak perusahaan digelar di salah satu camp di area tersebut. Diskusi awalnya berlangsung kondusif, dengan agenda penjelasan rencana penentuan tapal batas oleh KPHP dan instansi terkait.
Namun suasana memanas ketika seseorang yang mengaku kuasa hukum PT AJP mempertanyakan legalitas petugas KPHP dan meminta surat tugas. Warga menilai pernyataan tersebut memicu ketegangan di lokasi.
Menanggapi situasi tersebut, General Manager PT Agrinas, Agus Erwan, akhirnya menyetujui pelaksanaan ploting dengan disaksikan kedua belah pihak. Hasilnya akan ditindaklanjuti melalui dinas terkait di bawah pemerintah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Agrinas Palma Nusantara terkait hasil ploting tersebut.
Sebelumnya, Koperasi AAP juga telah memasang plang di lahan sengketa sepekan sebelum pelaksanaan ploting. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno