Radarsampit.jawapos.com - Upaya Manchester United untuk kembali ke jalur kejayaan memang penuh hambatan. Namun, jarang ada momen di mana optimisme di Old Trafford terasa setinggi sekarang. Efek Michael Carrick sebagai pelatih sementara benar-benar terasa, baik di atas lapangan maupun di tribun.
Tak berlebihan jika banyak yang menilai bahwa, di bawah Ruben Amorim sebelumnya, Man United kemungkinan hanya akan meraih satu poin dari tiga laga berat melawan Manchester City (kandang), Arsenal (tandang), dan Fulham (kandang).
Musim lalu, dari rangkaian laga yang sama, mereka cuma mengamankan dua kemenangan. Kini, ceritanya berbeda. Di bawah Carrick, Man United justru menyapu bersih ketiga laga tersebut dengan kemenangan.
Cara mereka menang pun mengundang nostalgia, terutama lewat gol-gol dramatis di menit akhir saat menghadapi Arsenal dan Fulham—nuansa “Fergie Time” yang sempat lama menghilang.
Tak heran jika tim asuhan Carrick diunggulkan untuk melanjutkan start impresif itu saat menjamu Tottenham. Meski begitu, Spurs adalah tipe tim yang sulit ditebak: bisa tampil mengecewakan, lalu tiba-tiba menunjukkan semangat luar biasa.
Itu terlihat akhir pekan lalu. Tottenham sempat tampak akan kalah dari Manchester City di babak pertama, sebelum bangkit dan memaksakan hasil imbang 2-2 lewat comeback berani di babak kedua.
Kedua tim sama-sama membawa momentum positif. Bumbu tambahannya, Spurs punya catatan manis atas Man United. Musim lalu, mereka menang 3-0 di Old Trafford dan tak terkalahkan dalam delapan pertemuan terakhir melawan Setan Merah di semua kompetisi, termasuk final Liga Europa pada Mei 2025.
Formasi Manchester United
Melansir Football365, Carrick mengonfirmasi bahwa Mason Mount dan Matthijs de Ligt masih belum bisa dimainkan. Mount disebut “tidak jauh tertinggal” dari jadwal comeback, sementara De Ligt “mengambil langkah yang baik” dalam proses pemulihan.
Patrick Dorgu masih masuk daftar cedera. Di lini depan, Benjamin Sesko berpeluang kembali tampil setelah mencetak gol penentu kemenangan melawan Fulham.
Namun, besar kemungkinan striker Slovenia itu kembali memulai dari bangku cadangan, dengan Bryan Mbeumo dipercaya sebagai ujung tombak untuk laga keempat berturut-turut.
Perkiraan susunan pemain Man Utd (4-2-3-1):
Lamen; Dalot, Maguire, Martínez, Shaw; Casemiro, Mainoo; Amad, Fernandes, Cunha; Mbeumo.
Formasi Tottenham
Tottenham mendapat kabar positif jelang laga ini. Cristian Romero dan Micky van de Ven diperkirakan sudah cukup fit untuk menjadi starter. Posisi bek sayap masih menjadi tanda tanya, dengan Djed Spence dan Archie Gray sama-sama masuk pertimbangan.
Dominic Solanke sempat mengalami masalah pergelangan kaki saat melawan Man City, tetapi sudah kembali berlatih dan diprediksi siap bermain.
Spurs masih kehilangan beberapa pemain penting dalam jangka panjang, termasuk Rodrigo Bentancur, Mohammed Kudus, Dejan Kulusevski, James Maddison, dan Richarlison.
Perkiraan susunan pemain Tottenham (4-2-3-1):
Vicario; Gray, Romero, Van de Ven, Udogie; Sarr, Gallagher; Odobert, Simons, Kolo Muani; Solanke.
Statistik Menarik Man United vs Tottenham
– Man Utd belum menang dalam enam laga liga terakhir melawan Spurs (3 seri, 3 kalah), menyamai rekor terpanjang mereka tanpa kemenangan atas Tottenham.
– Tottenham menang 3-0 di Old Trafford musim lalu dan hanya sekali sebelumnya menang tandang beruntun di sana di era Premier League.
– Spurs tak terkalahkan dalam delapan pertemuan terakhir melawan United di semua kompetisi.
– Man United tak terkalahkan dalam tujuh laga Premier League terakhir dan memenangi tiga laga sejak Carrick mengambil alih.
– Tottenham belum menang dalam enam laga liga terakhir, meski lima dari tujuh kemenangan mereka musim ini justru diraih di laga tandang.
– Man United sangat efektif saat tidak mendominasi penguasaan bola, dengan tujuh kemenangan dari sembilan laga ketika penguasaan mereka di bawah 45%.
– Tottenham termasuk tim dengan jumlah kebobolan babak pertama terbanyak musim ini.
Prediksi Man United vs Tottenham
Sangat menggoda untuk langsung menjagokan Carrick dan Man United meraih kemenangan lagi, apalagi performa Spurs musim ini sering naik-turun.
Namun, peluang yang terlalu condong ke tuan rumah terasa kurang meyakinkan, mengingat Man United nyaris menyia-nyiakan keunggulan dua gol saat melawan Fulham.
Tottenham, meski penuh kekurangan, sebenarnya sedang dalam periode tak terkalahkan dalam empat laga terakhir dan selalu mencetak setidaknya dua gol dalam tiga laga tandang terakhir mereka.
Ditambah lagi, rekor pertemuan jelas berpihak pada Spurs. Semua faktor itu membuat hasil imbang terasa sangat masuk akal. Skor 2-2 bukan hanya realistis, tapi juga pernah terjadi saat kedua tim bertemu di London awal musim ini.
Dominic Solanke juga patut diperhatikan. Ia sudah mencetak lima gol dalam lima laga terakhir melawan Man United dan datang dengan kepercayaan diri tinggi usai memborong dua gol ke gawang Man City. Jika ada satu nama yang bisa merusak pesta Carrick, Solanke adalah kandidat terkuat. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor