Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Jejak Gelap Monumen Reog Ponorogo: Kontraktor Pernah Masuk Daftar Hitam, Kok Bisa Tetap Menang Tender?

Slamet Harmoko • Senin, 17 November 2025 | 07:54 WIB
Monumen Reog dan Museum Perdaban (Radar Ponorogo)
Monumen Reog dan Museum Perdaban (Radar Ponorogo)

Radarsampit.jawapos.com - Kejanggalan demi kejanggalan kembali menyeruak dari proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Sampung, Ponorogo.

Megaproyek bernilai puluhan miliar rupiah itu kini menjadi sorotan tajam seiring penelusuran lanjutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sejumlah pihak lain.

KPK sebelumnya menggeledah kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo.

Dari sana, penyidik membawa sejumlah koper berisi dokumen penting yang diduga berkaitan dengan pengembangan kasus korupsi lainnya.

Kontraktor Satu Kelurahan dengan Rumah Sugiri

Fakta terbaru menambah panjang daftar kejanggalan. PT Widya Satria, pemenang tender proyek Monumen Reog, ternyata beralamat satu kelurahan dengan rumah Sugiri saat ia masih menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur. Kedekatan lokasi ini memicu dugaan adanya relasi yang layak ditelusuri lebih jauh.

Lebih mengejutkan lagi, hasil penelusuran Jawa Pos Radar Madiun menemukan bahwa perusahaan tersebut sebelumnya pernah tercatat dalam daftar hitam pengadaan nasional (Inaproc) akibat persoalan pada proyek lain.

Tender Monumen Reog Penuh Tanda Tanya

Berikut data tender proyek bernilai besar tersebut:

Minimnya kompetisi memperkuat dugaan adanya masalah serius. Dari 62 peserta lelang, hanya dua perusahaan yang akhirnya mengajukan penawaran.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: Mengapa penyedia lain tersingkir di tahap awal?

Kemunculan kembali PT Widya Satria sebagai pemenang tender—padahal pernah masuk daftar hitam Inaproc—menambah lapisan misteri. Mengapa Pemkab Ponorogo tetap memilih kontraktor dengan rekam jejak bermasalah untuk proyek konstruksi terbesar Ponorogo dalam satu dekade terakhir?

KPK Sita Dokumen Proyek Monumen Reog

KPK bergerak cepat. Selain menggeledah kantor Disbudparpora, penyidik juga memeriksa mobil dinas Kepala Disbudparpora Judha Slamet, Bidang Pengadaan Barang dan Jasa Setda Ponorogo, serta sejumlah lokasi lainnya.

Tumpukan dokumen langsung dibawa sebagai bagian dari pendalaman dugaan korupsi lanjutan.

Judha diperiksa selama 5,5 jam, namun memilih irit bicara mengenai dokumen apa saja yang diminta penyidik.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut OTT sebelumnya hanyalah pintu masuk untuk menyingkap persoalan yang lebih besar.

Akan Ada Tersangka Baru?

Dengan sederet kejanggalan, alamat kontraktor yang mencurigakan, hingga rekam jejak daftar hitam, publik kini menanti akhir dari investigasi ini. Bukan tidak mungkin, megaproyek MRMP akan menyeret tersangka baru dari lingkaran kekuasaan Ponorogo.

KPK belum mengungkap temuan lanjutannya, namun sinyal pengungkapan kasus yang lebih besar semakin terlihat. (jpg)

 

Editor : Slamet Harmoko
#ott kpk #Monumen Reog dan Museum Peradaban #Monumen Reog #Sugiri Sancoko #korupsi ponorogo #daftar hitam #kontraktor