Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabut Asap Kembali Landa Sampit, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Mata Perih Lagi

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Kabut asap tampak menyelimuti Kota Sampit, kembali, Rabu (4/11/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Kabut asap tampak menyelimuti Kota Sampit, kembali, Rabu (4/11/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (4/11/2026). Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena kabut mulai menebal, disertai bau menyengat yang membuat mata terasa perih.

Salah seorang warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Usna, mengatakan kondisi kabut asap dalam dua hari terakhir cenderung memburuk. Jika sebelumnya hanya terlihat tipis, pada Rabu pagi kabut mulai menebal dan baunya semakin terasa.

"Sepertinya dua hari belakangan makin parah, kalau kemarin hanya tipis hari ini mulai menebal, baunya menyengat dan membuat mata perih," ungkap Usna.

Advertisement

Data pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kotim melalui Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit mencatat kondisi kabut asap masih terjadi hingga pukul 10.00 WIB.

Pada pukul 08.00 WIB, jarak pandang tercatat 1,2 kilometer dengan suhu udara 29 derajat Celsius. Kelembapan mencapai 71 persen, sedangkan angin bertiup dari timur dengan kecepatan 6 kilometer per jam.

Jarak pandang sempat meningkat menjadi 1,5 kilometer pada pukul 09.00 WIB. Namun, satu jam kemudian kembali turun menjadi 1,4 kilometer. Pada pukul 10.00 WIB, suhu udara mencapai 32,2 derajat Celsius dengan kelembapan 61 persen. Angin masih bertiup dari timur dengan kecepatan 7 kilometer per jam.

Advertisement

Meski jarak pandang sempat membaik, kondisi cuaca yang tercatat BMKG masih menunjukkan kabut asap selama tiga kali pengamatan tersebut.

Kondisi ini menjadi perhatian karena kabut asap kembali dirasakan warga di tengah belum tuntasnya persoalan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kotim. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat. (oes)

Advertisement
Editor : Slamet Harmoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kabut Asap Ternyata Masih Hantui Kota Sampit

Kabut Asap Ternyata Masih Hantui Kota Sampit

Kabut asap masih menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Meski tidak setebal sebelumnya

Tak Ingin Karhutla dan Kabut Asap Terulang di Palangka Raya, Patroli Siang-Malam Digencarkan

Tak Ingin Karhutla dan Kabut Asap Terulang di Palangka Raya, Patroli Siang-Malam Digencarkan

Kabut asap yang telah menipis di Palangka Raya, serta semakin berkurangnya karhutla, terus dijaga agar tidak lagi terulang dengan patroli

Kabut Asap di Sampit Berangsur Hilang Usai Hujan, Tapi Maskapai masih Batalkan Penerbangan

Kabut Asap di Sampit Berangsur Hilang Usai Hujan, Tapi Maskapai masih Batalkan Penerbangan

Kepala Bandara H. Asan Sampit, Abdul Haris, mengatakan operasional penerbangan untuk sementara belum dibuka kembali. Pihak bandara masih men

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer