Wisuda 112 Mahasiswa, STIE Sampit Ingatkan Pentingnya Integritas di Era AI

Pesan itu disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-29 STIE Sampit di Aula Werra Resort, Kamis (29/10/2026). Sebanyak 112 mahasiswa resmi diwisuda, terdiri dari 105 lulusan Program Studi S-1 Manajemen dan tujuh lulusan Program Studi S-1 Kewirausahaan.
Baca Juga: Pesan Haru Wisuda STIE Sampit: Tak Ada Kata yang Cukup Selain Terima Kasih untuk Ayah dan Ibu
Dalam orasi ilmiah berjudul “Menjadi Manusia yang Tidak Tergantikan di Era Kecerdasan Buatan”, Wakil Ketua I STIE Sampit Ahmad Rudini menekankan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh membuat manusia mengabaikan nilai-nilai dasar kemanusiaan.
Menurutnya, AI dapat membantu manusia memproses data dan menghasilkan berbagai informasi dengan cepat. Namun, etika, kepemimpinan, empati, dan tanggung jawab tetap menjadi nilai penting yang harus dimiliki setiap individu.
“Pengetahuan membuat seseorang dipercaya untuk mengerjakan sesuatu, tetapi integritas membuat seseorang dipercaya untuk memegang tanggung jawab. AI mungkin bisa menjawab banyak hal, tetapi nilai kemanusiaan, etika, dan kejujuran tetap milik manusia,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen untuk terus belajar atau lifelong learning. Kemampuan beradaptasi diperlukan agar lulusan dapat mengikuti perubahan teknologi sekaligus tetap memiliki prinsip dalam mengambil keputusan.
Ketua STIE Sampit Seanawati Oetama turut mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti mengembangkan kemampuan setelah memperoleh ijazah. Menurutnya, dunia kerja membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kreatif, kritis, jujur, dan beretika.
“Jadilah wisudawan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kreatif dan kritis. Bangun integritas, karena dunia kerja tidak hanya membutuhkan orang pintar, melainkan orang yang jujur dan beretika,” tuturnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berharap lulusan STIE Sampit mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung perekonomian daerah.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Harry Ramadhani yang membacakan sambutan tertulis Bupati Kotim Halikinnor mendorong para alumni memanfaatkan teknologi digital dan perdagangan elektronik (e-commerce) untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Lulusan perguruan tinggi juga diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




