Bukan Cuma Pintar, 113 Lulusan STIE Sampit Diminta Lakukan Ini Setelah Lulus

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 113 mahasiswa STIE Sampit resmi mengikuti yudisium Program Studi S-1 Manajemen dan S-1 Kewirausahaan tahun akademik 2025/2026.
Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka tidak hanya dituntut mengandalkan kemampuan akademik.
Ketua STIE Sampit Seanewati Oetama meminta para lulusan terus mengembangkan diri setelah menyandang gelar sarjana.
Menurutnya, dunia yang dihadapi para lulusan semakin kompleks sehingga kemampuan akademik perlu dibarengi dengan integritas dan kemampuan beradaptasi.
“Jangan hanya cerdas secara intelektual. Jangan pernah berhenti belajar,” pesannya, Kamia (27/8/2026).
Seanewati mengatakan, ijazah bukan akhir dari perjalanan pendidikan. Justru, ijazah menjadi awal bagi lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
Karena itu, para lulusan diminta menguasai teknologi dan mengikuti perkembangan zaman. Kemampuan tersebut dinilai penting agar mereka tidak tertinggal di tengah perubahan yang berlangsung cepat.
Selain kemampuan dan pengetahuan, integritas juga menjadi bekal yang tidak boleh diabaikan.
“Bangun integritas. Dunia tidak hanya membutuhkan orang yang pintar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan gelar sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Menurutnya, kesuksesan lebih bermakna ketika ilmu dan kemampuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




