Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Lebat Guyur Kotim, Pemadaman Karhutla Terbantu, Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut

Yuni Pratiwi Iskandar

 


Advertisement

BERKAH PAGI : Hujan di halaman kantor media nomor satu di Kabupaten Kotawaringin Timur, Radar Sampit, Rabu (28/19/2026) pagi. FOTO: OES/RADAR SAMPIT
BERKAH PAGI : Hujan di halaman kantor media nomor satu di Kabupaten Kotawaringin Timur, Radar Sampit, Rabu (28/19/2026) pagi. FOTO: OES/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Rabu (28/10/2026) pagi.

Advertisement

Fenomena cuaca ini dinilai membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Lyla Affifah, menyatakan bahwa hujan ini kemungkinan dipengaruhi oleh kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang masih berlangsung.

Advertisement

Meski demikian, titik panas dan titik api yang sempat terpantau tetap memerlukan pemantauan intensif.

"Intensitas hujan lebat pada hari ini cukup membantu dalam pemadaman karhutla, tetapi titik hotspot maupun titik api yang sebelumnya ada masih perlu dipantau," ujar Lyla, Rabu (28/10/2026).

Lyla menjelaskan, OMC tidak bertujuan menciptakan hujan atau membentuk awan baru, melainkan mengoptimalkan potensi curah hujan yang sudah ada. Oleh karena itu, keberadaan petir maupun guntur bukan merupakan indikator apakah hujan tersebut bersifat alami atau hasil modifikasi.

"Konsep OMC ini bukan membuat hujan maupun membuat awan konvektif, tetapi mempercepat atau mengoptimalkan curah hujan di suatu wilayah," tambahnya.

Terkait durasi operasi, BMKG menyatakan belum ada batas waktu pasti berakhirnya OMC. Kegiatan ini akan terus dilakukan selama tim terkait menilai masih dibutuhkan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kabut Asap di Sampit Berangsur Hilang Usai Hujan, Tapi Maskapai masih Batalkan Penerbangan

Kabut Asap di Sampit Berangsur Hilang Usai Hujan, Tapi Maskapai masih Batalkan Penerbangan

Kepala Bandara H. Asan Sampit, Abdul Haris, mengatakan operasional penerbangan untuk sementara belum dibuka kembali. Pihak bandara masih men

Diguyur Hujan, Kualitas Udara Sampit Belum Membaik

Diguyur Hujan, Kualitas Udara Sampit Belum Membaik

Hujan di halaman kantor media nomor satu di Kabupaten Kotawaringin Timur, Radar Sampit, Rabu pagi (28/19/2026). 

Patroli Antisipasi Karhutla Tetap Aktif Kendati Hujan mulai Mengikis Kabut Asap di Palangka Raya

Patroli Antisipasi Karhutla Tetap Aktif Kendati Hujan mulai Mengikis Kabut Asap di Palangka Raya

Udara sejuk mulai terasa di Kota Palangka Raya setelah hujan deras mengguyur sejak Selasa dini hari (27/10/2026), namun patroli tetap aktif

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer