
SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Menopause merupakan fase alami yang dialami perempuan seiring berkurangnya hormon estrogen. Meski menyebabkan sejumlah perubahan pada tubuh, kondisi tersebut bukan alasan untuk membatasi aktivitas maupun produktivitas.
Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Nofiany mengatakan, pemahaman yang baik mengenai menopause penting agar perempuan dapat mengenali berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh. Edukasi mengenai menopause dilakukan Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi kepada pasien dan pengunjung rumah sakit.
“Perempuan tidak perlu menganggap menopause sebagai sesuatu yang menakutkan. Kenali perubahan tubuh, kemudian jaga kesehatan melalui kebiasaan hidup yang baik,” kata Yulia, Kamis (8/10).
Menurutnya, penurunan hormon estrogen pada masa menopause dapat memengaruhi berbagai kondisi tubuh, di antaranya pola tidur, kondisi emosional, kesehatan tulang, hingga kadar kolesterol.
Karena itu, perempuan yang memasuki masa menopause perlu lebih memperhatikan kesehatan tulang. Kebutuhan kalsium dan vitamin D harus tercukupi, disertai aktivitas fisik secara rutin untuk membantu menekan risiko osteoporosis. Pola istirahat dan berat badan juga perlu dijaga.
Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol sebaiknya dihindari. Sementara itu, asupan kafein, gula, dan garam perlu dibatasi agar kondisi tubuh tetap terjaga.
Yulia mengatakan, edukasi tersebut diharapkan membuat perempuan lebih terbuka dalam menyampaikan keluhan yang muncul selama masa menopause, terutama apabila perubahan yang dirasakan mulai mengganggu aktivitas atau menurunkan kualitas hidup.
“Dengan pengetahuan yang cukup dan perhatian terhadap kesehatan, masa menopause tetap dapat dilalui dengan nyaman. Perempuan juga tetap bisa menjalankan aktivitas dan menjaga produktivitasnya,” pungkasnya. (yn/yit)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





