Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kecukupan SDM Jadi Perhatian RSUD dr Murjani

Yuni Pratiwi Iskandar
Gedung RSUD dr Murjani Sampit di Jalan HM Arsyad, Sampit.
Gedung RSUD dr Murjani Sampit di Jalan HM Arsyad, Sampit. 

Advertisement

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – RSUD dr Murjani Sampit terus memperhatikan kecukupan sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga medis, untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jumlah dokter dan perawat di setiap unit pelayanan dinilai perlu disesuaikan dengan beban kerja agar pelayanan berjalan optimal.

Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Nofiany mengatakan, kebutuhan tenaga kesehatan tidak hanya dilihat berdasarkan jumlah keseluruhan, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing unit pelayanan. Hal tersebut penting agar beban kerja tenaga medis tetap proporsional dan tidak berdampak terhadap kualitas pelayanan.

Advertisement

“Penambahan SDM dan insentif berbanding lurus dengan peningkatan kualitas, keamanan pasien, dan optimalisasi seluruh lini layanan medis,” ujar Yulia.

Menurutnya, kecukupan tenaga kesehatan memberikan ruang bagi dokter dan perawat untuk bekerja lebih fokus dan teliti. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan keselamatan pasien, terutama ketika petugas harus menangani kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Ketika rumah sakit berinvestasi pada manusia dan kesejahteraan mereka, dampaknya akan terjadi secara beruntun. Beban kerja menjadi lebih sesuai, tenaga medis dapat lebih fokus, dan motivasi kerja juga meningkat,” jelasnya.

Advertisement

Penguatan SDM diharapkan berdampak pada berbagai lini pelayanan, mulai dari instalasi gawat darurat (IGD), poliklinik, kamar operasi hingga ruang rawat inap. Dengan jumlah tenaga yang sesuai kebutuhan, pelayanan diharapkan lebih efektif sekaligus membantu mengurangi antrean pasien.

Yulia menegaskan, penambahan tenaga maupun pemberian insentif harus dilakukan berdasarkan kebutuhan yang terukur.

“Penambahan SDM harus didasarkan pada analisis beban kerja yang nyata. Begitu juga dengan insentif, harus diberikan secara adil dan berbasis kinerja atau key performance indicator (KPI),” pungkasnya. (yn/yit)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

RSUD dr Murjani Benahi Sistem Triase IGD, Pasien Diminta Pahami Prioritas Kegawatan   

RSUD dr Murjani Benahi Sistem Triase IGD, Pasien Diminta Pahami Prioritas Kegawatan   

RSUD dr Murjani Sampit membenahi sistem triase di IGD untuk memastikan pasien mendapat penanganan sesuai tingkat kegawatan

Pasien Peserta JKN Diingatkan Cek Jadwal Kontrol di RSUD dr Murjani

Pasien Peserta JKN Diingatkan Cek Jadwal Kontrol di RSUD dr Murjani

Pasien rawat jalan peserta BPJS Kesehatan di RSUD dr Murjani Sampit diingatkan untuk memastikan kesesuaian jadwal kontrol dengan tanggal

RSUD dr Murjani Perkuat Layanan Rujukan, Ajukan Rp12 Miliar untuk Alat Kesehatan

RSUD dr Murjani Perkuat Layanan Rujukan, Ajukan Rp12 Miliar untuk Alat Kesehatan

RSUD dr Murjani Sampit mengusulkan anggaran sekitar Rp12 miliar melalui APBD Perubahan 2026 untuk pengadaan alat kesehatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer