Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikira Kebakaran, Kepulan Asap di Jalan Tidar Ternyata dari Bakar Sampah

Fahry Ilhami Samosir

 


Advertisement

ilustrasi bakar sampah/mode AI
ilustrasi bakar sampah/mode AI

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Warga Jalan Tidar, Kecamatan Baamang, Sampit, dibuat gempar oleh kepulan asap yang muncul dari sekitar permukiman, Rabu (2/9) siang. Di tengah cuaca panas dan meningkatnya risiko karhutla, warga sempat mengira asap tersebut berasal dari kebakaran.

Advertisement

Kekhawatiran warga akhirnya terjawab setelah diketahui asap berasal dari aktivitas membakar sampah di samping sebuah rumah kosong. Warga menyayangkan tindakan tersebut karena api berpotensi merembet dan membahayakan lingkungan sekitar.

“Ada warga membakar sampah tepat di samping rumah kosong. Kami kira kebakaran. Ternyata sedang membakar sampah. Jelas kami marah,” kata Mila, warga Jalan Tidar.

Advertisement

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasat Binmas Polres Kotim AKP Budiman mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah maupun lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Menurutnya, dampak pembakaran tidak hanya dirasakan pelaku, tetapi juga masyarakat sekitar. Selain menimbulkan asap yang mengganggu, api dapat dengan cepat meluas apabila tidak terkendali.

“Jangan membakar lahan. Yang dirugikan bukan hanya pelaku, tetapi orang banyak. Asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu kesehatan orang lain,” tegas Budiman.

Polisi juga mengingatkan bahwa pembakaran lahan secara melawan hukum dapat berujung pada proses pidana. Masyarakat diminta mengelola sampah dan membersihkan lahan dengan cara yang lebih aman agar tidak menimbulkan kebakaran.

“Kami telah mengerahkan anggota untuk mengingatkan warga di lokasi agar tidak kembali melakukan pembakaran sampah, terlebih di sekitar rumah kosong dan permukiman,” tandasnya.  (sir/fm)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dua Hari Bakar Lahan, Api Merembet 5 Hektare, Warga Sampit Diciduk Polisi

Dua Hari Bakar Lahan, Api Merembet 5 Hektare, Warga Sampit Diciduk Polisi

Larangan membakar lahan di tengah ancaman Karhutla di Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) diabaikan EP.

Satu Orang Bakar Lahan, Semua Kena Dampaknya: Bupati Kotim Minta Warga Waspada

Satu Orang Bakar Lahan, Semua Kena Dampaknya: Bupati Kotim Minta Warga Waspada

Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tak bisa hanya mengandalkan petugas

Tiga Lokasi Bekas Karhutla Dipasang Police Line, Polisi: Jangan Coba-Coba Bakar Lahan!

Tiga Lokasi Bekas Karhutla Dipasang Police Line, Polisi: Jangan Coba-Coba Bakar Lahan!

Jangan coba-coba bakar lahan lagi. Pesan itu ditegaskan Polsek Sabangau dengan memasang police line di lokasi bekas Karhutla

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer