Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stan Pasar Ramadan Tampung UMKM Sampit

Yuni Pratiwi Iskandar
PASAR RAMADAN: Stan-stan pedagang di Pasar Ramadan Taman Kota Sampit, Rabu (18/2/2026).
PASAR RAMADAN: Stan-stan pedagang di Pasar Ramadan Taman Kota Sampit, Rabu (18/2/2026).

SAMPIT,Radarsampit.jawapos.com – Persiapan Pasar Ramadan 1447 Hijriah di kawasan Taman Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai rampung.


Advertisement

Stan tenda pedagang telah didirikan dan siap digunakan pedagang menjelang pembukaan yang dijadwalkan pada hari pertama Ramadan, Kamis (19/2/2026).

Pemerintah sebelumnya menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, berdasarkan hasil sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Menyambut momentum tersebut, Pemkab Kotim menyiapkan total 120 unit tenda stan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meramaikan Pasar Ramadan tahun ini. Kegiatan tahunan itu di dipusatkan di dua lokasi strategis di Sampit.

Advertisement

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim Johny Tangkere mengatakan, dua titik yang disiapkan yakni kawasan depan Taman Kota Mentaya dan Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Swalayan UMKM.

“Total ada 120 stan. Sebanyak 70 stan ditempatkan di depan Taman Kota dan dikelola pemerintah daerah, sedangkan 50 stan lainnya di Jalan Yos Sudarso dikelola oleh UMKM Harati,” ujar Johny.

Ia menjelaskan, stan yang dikelola pemerintah daerah diprioritaskan bagi pedagang kecil masyarakat. Sementara stan yang dikelola UMKM Harati tetap menjadi bagian dari kawasan Pasar Ramadan yang terintegrasi di sekitar Taman Kota.

Advertisement

Pasar Ramadan tidak hanya menjadi tempat berburu menu berbuka puasa, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong geliat ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Kehadiran pasar musiman ini diharapkan mampu meningkatkan omzet pedagang selama bulan puasa.

Koordinator lapangan Rahmat menyebutkan, minat pelaku usaha untuk berpartisipasi cukup tinggi. Seluruh stan yang disiapkan diisi pedagang kuliner yang menawarkan beragam pilihan, mulai dari takjil tradisional hingga makanan kekinian.

“Stan Ramadan inj memudahkan masyarakat mencari menu berbuka. Variasi makanan yang dijual cukup banyak karena diisi oleh UMKM lokal,” katanya.

Menurutnya, kawasan Taman Kota dipilih karena merupakan titik keramaian yang mudah dijangkau masyarakat. Penataan stan secara terpusat diharapkan membuat aktivitas jual  beli berlangsung tertib dan nyaman.

Rahmat berharap Pasar Ramadan tahun ini dapat berjalan lancar hingga akhir bulan puasa. Selain memudahkan warga mendapatkan hidangan berbuka, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum memperkuat perekonomian lokal selama Ramadan. (yn/fm) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pedagang dan kafe di Sampit Diminta Tolak Pengamen dan Gepeng, Satpol PP Buka Layanan Pengaduan

Pedagang dan kafe di Sampit Diminta Tolak Pengamen dan Gepeng, Satpol PP Buka Layanan Pengaduan

Pedagang dan pengelola Cafe di Sampit Diminta Tolak kehadiran Pengamen dan Gepeng, Satpol PP Kotim membuka Layanan Pengaduan gangguan

Musirawas Group Support Gowes Kemerdekaan 2026. Pendaftaran Buka di Taman Kota, Sabtu dan Minggu

Musirawas Group Support Gowes Kemerdekaan 2026. Pendaftaran Buka di Taman Kota, Sabtu dan Minggu

Deretan hadiah menarik menjadi salah satu daya tarik Gowes Kemerdekaan 2026. Dukungan datang dari Musirawas Group yang menambah hadiah

Rumput Kering dan Sampah Berserakan, Taman Kota Sampit Terlihat Gersang

Rumput Kering dan Sampah Berserakan, Taman Kota Sampit Terlihat Gersang

Kondisi tersebut terlihat di area Taman Kota Sampit dalam beberapa hari terakhir. Rumput yang sebelumnya menghijau kini berubah kecokelatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer