Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Singkat Basahi Sampit, Diharapkan Redakan Panas dan Tekan Karhutla

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯

Ilustrasi hujan di Sampit Kota Mentaya dibuat dengan akal imitasi.
Ilustrasi hujan di Sampit Kota Mentaya dibuat dengan akal imitasi.

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Setelah beberapa hari dilanda cuaca panas terik tanpa setetes hujan, wilayah Sampit dan sekitarnya akhirnya sempat diguyur hujan, Senin malam (26/1/2026).


Advertisement

Meski hanya berlangsung sekitar 10 menit, hujan tersebut disambut lega warga karena mampu sedikit membasahi daratan yang sempat mengering.

Hujan tercatat turun di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Baamang, Mentawa Baru Ketapang, serta Kecamatan Kota Besi.

Guyuran singkat itu diharapkan dapat menurunkan suhu udara sekaligus mengurangi potensi kebakaran lahan yang rawan terjadi akibat cuaca kering berkepanjangan.

Advertisement

“Walaupun sebentar, paling tidak tanah jadi agak basah. Mudah-mudahan bisa menekan risiko kebakaran lahan,” ujar Badarydin, seorang warga Baamang.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah melalui update peringatan dini cuaca pada pukul 22.24 WIB menyebutkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

BMKG memprakirakan pada pukul 22.30 WIB hujan sedang–lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, meliputi Kecamatan Kota Besi, Parenggean, dan Baamang.

Advertisement

Potensi hujan juga terpantau di Kabupaten Murung Raya, khususnya Kecamatan Tanah Siang dan sekitarnya.

Tak hanya itu, BMKG memperkirakan hujan meluas ke sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Cempaga, Mentaya Hulu, Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hilir Utara dan Selatan, Pulau Hanaut, Seranau, Cempaga Hulu, hingga Telawang.

Potensi serupa juga meluas ke wilayah Kabupaten Kapuas, Barito Utara, Katingan, Seruyan, serta beberapa kecamatan lain di Murung Raya.

BMKG menyebutkan, kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 00.30 WIB.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama kilat, petir, dan angin kencang, sembari berharap hujan bisa turun lebih merata dan berdurasi lebih lama.

Hujan ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan akibat cuaca panas yang belakangan melanda wilayah Kotawaringin Timur dan sekitarnya. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Titik Asap Muncul di Jalan Jaksa Agung Sampit, Damkar dan Relawan Langsung Dikerahkan

Titik Asap Muncul di Jalan Jaksa Agung Sampit, Damkar dan Relawan Langsung Dikerahkan

Halikinnor mengerahkan petugas pemadam kebakaran dan relawan saat mendapati titik asap di kawasan Jalan Jaksa Agung, Sampit, Kamis (29/10)

Dinkes Kotim Imbau Warga Tak Langsung Konsumsi Air Hujan pada Awal Musim Hujan

Dinkes Kotim Imbau Warga Tak Langsung Konsumsi Air Hujan pada Awal Musim Hujan

Masyarakat disarankan tetap menggunakan sumber air minum yang terjamin kebersihannya, terlebih kualitas udara di Kotim masih dilaporkan bera

Anggaran Penanganan Karhutla Kotim Diperkirakan Hanya Cukup hingga November 2026

Anggaran Penanganan Karhutla Kotim Diperkirakan Hanya Cukup hingga November 2026

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Imam Subekti mengatakan, berdasarkan perhitungan sementara, anggaran yang tersedia diperkirakan mampu mendukung

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer