Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sampit Expo 2026, Target Perputaran Ekonomi Capai Rp7,6 Miliar

Yuni Pratiwi Iskandar
RAMAI: Antusiasme warga yang berkunjung ke Sampit Expo 2026. YUNI/RADAR SAMPIT
RAMAI: Antusiasme warga yang berkunjung ke Sampit Expo 2026. YUNI/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pelaksanaan Sampit Expo 2026 yang dirangkai dengan Festival Budaya Habaring Hurung (FBHH) serta Pameran Gelora Kriya Dekranasda Kotawaringin Timur (Kotim) diharapkan menjadi pemicu kuat pergerakan ekonomi masyarakat.


Advertisement

Pemerintah daerah memproyeksikan total perputaran ekonomi dari kegiatan ini mencapai sekitar Rp7,6 miliar.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kotim Johny Tangkere mengatakan bahwa event yang berlangsung selama sepekan ini bukan hanya menjadi ajang promosi produk dan hiburan, tetapi juga membuka ruang transaksi ekonomi yang luas bagi pelaku usaha lokal.

“Potensi transaksi jual beli masyarakat di dalam area pameran diperkirakan mencapai Rp4 miliar. Ini menunjukkan besarnya antusiasme pengunjung terhadap produk UMKM dan stand peserta,” ujarnya.

Advertisement

Selain transaksi langsung, penyelenggaraan Sampit Expo 2026 juga diproyeksikan menghasilkan omzet bagi pihak penyelenggara kegiatan sebesar Rp2 miliar.

Dampak ekonomi turut meluas ke luar area pameran, seperti aktivitas parkir dan transaksi jual beli masyarakat di sekitar lokasi kegiatan, dengan nilai potensi mencapai Rp1,5 miliar.

“Dari sisi pemerintah daerah, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui retribusi parkir, kebersihan, dan layanan lainnya dengan estimasi sekitar Rp150 juta,” tambah Johny.

Advertisement

Ia menjelaskan, kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan UMKM Harati Jaya selaku event organizer Sampit Expo 2026. Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memberdayakan UMKM agar tidak hanya m enjadi peserta, tetapi juga mitra strategis pembangunan ekonomi.

Sampit Expo 2026 diikuti sekitar 165 peserta yang terdiri dari 60 stan instansi SOPD, BUMN, BUMD, perusahaan, dan perbankan. Sementara pelaku UMKM menempati 35 stan ukuran 3x3 meter, 25 stan outdoor ukuran 5x5 meter, serta 45 lapak kaki lima.

Stan dari instansi SOPD, BUMN, BUMD, perusahaan, dan perbankan juga akan dinilai oleh dewan juri independen. Penilaian meliputi estetika stan, kesesuaian dengan tema, serta kualitas penyajian dan pelayanan. Penghargaan akan diunumkan pada penutupan Sampit Expo 2026 pada 14 Januari 2026 mendatang.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan sejumlah artis nasional seperti Juan Reza Tabolabale pada acara pembukaan Sampit Expo 2026 7 Januari lalu, Nasha Aqila, serta artis lokal dari Palangka Raya dan Sampit. Sedangkan aada acara penutupan 14 Januari mendatang acara akan dimeriahkan oleh penampilan Juwita Bahar. 

Bersamaan dengan itu, Festival Budaya Habaring Hurung menghadirkan 17 atraksi kesenian, permainan, dan olahraga tradisional sebagai upaya melestarikan budaya leluhur dan memperkuat identitas serta kearifan lokal masyarakat Kotim.

Tahun ini juga menjadi momentum perdana digelarnya Pameran Gelora Kriya Dekranasda Kotim 2026 di Gedung Futsal Indoor, yang diisi berbagai perlombaan kerajinan seperti lomba menjawet, ecoprint, dan mewarnai, dengan peserta dari kecamatan dan sekolah-sekolah se-Kotim.

“Dengan sinergi ekonomi kreatif, budaya, dan hiburan, Sampit Expo 2026 akan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Kotim,” tutupnya. (yn/fm) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Karhutla Belum Reda, Pawai Pembangunan Kotim Dibatalkan

Karhutla Belum Reda, Pawai Pembangunan Kotim Dibatalkan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membatalkan Pawai Pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kotim

Karhutla Lumpuhkan Penerbangan, Kerugian Maskapai dan Penumpang Membengkak

Karhutla Lumpuhkan Penerbangan, Kerugian Maskapai dan Penumpang Membengkak

Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia tidak hanya merugikan perusahaan penerbangan dan calon penumpang

Kelas Menengah RI Makin Tertekan, Tren Downgrade Lifestyle Merebak

Kelas Menengah RI Makin Tertekan, Tren Downgrade Lifestyle Merebak

media sosial diramaikan dengan fenomena downgrade lifestyle atau penurunan standar gaya hidup yang dilakukan oleh masyarakat kelas menengah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer