Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kecamatan Cempaga Jadi Percontohan Penyelesaian Sengketa Lahan

Yuni Pratiwi Iskandar
SAMBUTAN: Asisten I Setda Kotim Oktav Pahlevi saat menghadiri Sertijab Camat Cempaga, baru-baru tadi. FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT
SAMBUTAN: Asisten I Setda Kotim Oktav Pahlevi saat menghadiri Sertijab Camat Cempaga, baru-baru tadi. FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kecamatan Cempaga dinilai berhasil menjaga harmoni antara masyarakat dan perusahaan dalam menyelesaikan persoalan lahan.


Advertisement

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menyebut, kecamatan tersebut layak menjadi contoh bagi wilayah lain di daerah ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim Oktav Pahlevi mengatakan Cempaga selama ini mampu menunjukan pendekatan penyelesaian masalah yang efektif, tanpa harus melibatkan pemerintah kabupaten.

“Cempaga ini menjadi salah satu role model dalam penyelesaian sengketa lahan, baik antar warga maupun antara masyarakat dengan perusahaan,” kata Oktav saat menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Camat Cempaga dari Ady Candra kepada Agustiawany, baru-baru tadi.

Advertisement

Menurutnya, koordinasi yang solid antara camat, perangkat desa, dan masyarakat membuat sebagian besar sengketa di Cempaga bisa dislesaikan secara damai. Hampir tidakl ada kasus dari wilayah itu yang harus di mediasi di tingkat kabupaten.

“Kalau pun ada, kami di kabupaten tinggal menetapkan hasil kesepakatan yang sudah dibuat oleh desa dan kecamatan. Tidak perlu lagi turun ke lapangan untuk melakukan mediasi,” ujarnya.

Oktav memuji kinerja Ady Candra yang dinilai berhasil membangun komunikasi dengan semua unsur di kecamatan, mulai dari tokoh masyarakat hingga perusahaan. Ia berharap pola kerja kolaboratif itu dapat diteruskan oleh Camat yang baru.

Advertisement

“Kita tahu, camat baru tentu butuh adaptasi. Tapi kami yakin, dengan dukungan semua pihak, Kapolsek, Danramil, kepala puskesmas, BPD, tokoh masyarakat, dan pengusaha, program pembangunan Cempaga akan terus berjalan baik,” katanya.

Sementara itu, Camat Cempaga yang baru Agustiawany menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang sudah dirintis pendahulunya. Ia juga berencana menggali potensi baru yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan warga. 

“Saya akan segera melakukan konsolidasi dan meminta masykan dari semua pihak, terutama terkait penyelesaian sengketa lahan dan batas desa. Pendekatan akan dilakukan dengan musyawarah agar tercipta pemahaman yang sama dan suasana damai,” ujarnya.

Agustiawany juga meminta dukungan seluruh masyarakat agar ia dapat menjalankan amanah dengan baik. (yn/fm) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tiga Sekolah di Gunung Mas Jadi Percontohan Deep Learning dan AI

Tiga Sekolah di Gunung Mas Jadi Percontohan Deep Learning dan AI

Tiga sekolah dari jenjang berbeda resmi ditetapkan sebagai sekolah jadi percontohan di Kabupaten Gunung Mas

DPRD PALANGKA RAYA : Komitmen Antikorupsi Harus Dibuktikan

DPRD PALANGKA RAYA : Komitmen Antikorupsi Harus Dibuktikan

DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, mengapresiasi pemerintah daerah yang berhasil masuk tiga besar calon percontohan daerah Antikorupsi

Palangka Raya Masuk Kandidat Kota Antikorupsi 2026

Palangka Raya Masuk Kandidat Kota Antikorupsi 2026

Kota Palangka Raya selangkah lebih dekat menuju predikat Kota Percontohan Antikorupsi Tahun 2026, dapat dukungan dari Pemprov dan KPK

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer