Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Warga Kuala Pembuang Cari Objek Wisata yang Sepi Berujung Sia-Sia

M. Rifani Dewantara • Rabu, 25 Maret 2026 | 12:18 WIB

 

 

Suasana Pantai Amamas di kawasan Tebing Kalap yang ramai dikunjungi wisatawan, termasuk warga dari Kuala Pembuang, Selasa (24/3).
Suasana Pantai Amamas di kawasan Tebing Kalap yang ramai dikunjungi wisatawan, termasuk warga dari Kuala Pembuang, Selasa (24/3).

KUALA PEMBUANG – Libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan banyak warga untuk berlibur bersama keluarga. Namun, lonjakan pengunjung di destinasi favorit membuat sebagian orang mencari tempat yang lebih sepi. Salah satunya, Aji Jaya, warga Kuala Pembuang yang memilih berlibur ke Pantai Amamas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (24/3).

Aji, yang berjarak sekitar 49 kilometer dari Kuala Pembuang, memilih pantai yang terletak di kawasan Tebing Kalap ini, dengan harapan dapat menikmati suasana lebih tenang, jauh dari keramaian tempat wisata populer di Kabupaten Seruyan, seperti Pantai Seribu Cemara dan Pantai Sei Bakau.

“Saya memilih tempat ini karena biasanya pantai di Seruyan pasti ramai saat libur panjang,” ujar Aji.

Namun, sesampainya di Pantai Amamas, ia mendapati kondisi yang tak jauh berbeda. Pantai tersebut juga dipadati pengunjung dari berbagai daerah. 

“Kirain lebih sepi, ternyata sama saja. Banyak juga yang punya pikiran yang sama,” katanya sambil tersenyum.

Meski demikian, Aji tetap menikmati momen kebersamaan bersama keluarganya. “Yang penting bisa kumpul keluarga. Ramai ya sudah, dinikmati saja,” tuturnya.

Di sisi lain, lonjakan pengunjung membawa berkah bagi pedagang setempat. Abah Putra, pemilik warung di sekitar pantai, mengaku kewalahan melayani pengunjung sejak pagi hingga sore. “Pengunjung ramai sekali, sampai kami tidak sanggup hanya dengan keluarga yang jaga warung,” katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Abah Putra terpaksa meminta bantuan tetangga untuk menjaga dan melayani pembeli selama libur panjang. “Alhamdulillah, mereka juga bisa dapat penghasilan tambahan,” ujarnya.

Fenomena ini mencerminkan meningkatnya mobilitas wisata masyarakat selama libur Lebaran, yang tidak hanya berdampak pada destinasi lokal, tetapi juga kawasan wisata lintas kabupaten. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#wisata #lebaran #pantai