Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kotim Warning Praktik Titipan dan Pungli di SPMB 2026

M
Penulis: M. Akbar❯

 


Advertisement

Wakil Ketua II DPRD Kotim, Rudianur, menegaskan pihaknya menolak segala bentuk praktik yang mencederai integritas dunia pendidikan.
Wakil Ketua II DPRD Kotim, Rudianur, menegaskan pihaknya menolak segala bentuk praktik yang mencederai integritas dunia pendidikan.

 SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rudianur, mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 agar berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik curang.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya pungutan liar, gratifikasi, titipan, maupun bentuk intervensi lain dalam proses penerimaan siswa baru.

Advertisement

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawasi dan berperan aktif dalam menciptakan proses penerimaan murid baru yang adil dan berkualitas demi masa depan pendidikan yang lebih baik,” ujar Rudianur, Sabtu (23/5).

Ia menegaskan, DPRD Kotim bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mengawal pelaksanaan SPMB agar berlangsung objektif, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami dari DPRD Kabupaten Kotim menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk intervensi,” katanya.

Advertisement

Rudianur juga menegaskan pihaknya menolak segala bentuk praktik yang mencederai integritas dunia pendidikan, termasuk pungutan liar dan praktik titipan dalam penerimaan murid baru.

“Kami menolak segala bentuk praktik pungutan liar, gratifikasi, titipan maupun intervensi dalam proses penerimaan murid baru,” tegasnya.

Selain itu, DPRD Kotim memberikan dukungan penuh kepada seluruh kepala sekolah agar melaksanakan proses SPMB secara profesional, objektif, dan berintegritas sesuai ketentuan pemerintah daerah.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga integritas dunia pendidikan di Kotim sehingga proses penerimaan siswa baru benar-benar memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta didik. (ktr-2)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Kotim Minta SPMB 2026 Bersih dari Pungutan

DPRD Kotim Minta SPMB 2026 Bersih dari Pungutan

kebijakan wajib belajar 13 tahun yang mulai diterapkan pemerintah pusat tahun ini menjadi tantangan baru bagi pemerintah daerah

DPRD Kobar Ingatkan SPMB Bebas Titipan dan Pungli

DPRD Kobar Ingatkan SPMB Bebas Titipan dan Pungli

memasuki pertengahan tahun 2026, dunia pendidikan di Kotawaringin Barat segera menghadapi proses penerimaan peserta didik baru.

Pemilu masih Lama, Gerindra mulai Bidik Kursi Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur

Pemilu masih Lama, Gerindra mulai Bidik Kursi Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur

Ketua DPD Partai Gerindra Kalteng Iwan Kurniawan, saat hadir di Sampit menginginkan target partainya bisa membidik kursi ketua DPRD Kotim

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer