Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Kotim Cari Solusi Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM

M
Penulis: M. Akbar❯
Pj Sekda Kotim, Umar Kaderi
Pj Sekda Kotim, Umar Kaderi

Advertisement

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Non Subsidi mulai mengancam sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Pemerintah daerah pun bergerak mencari solusi agar aktivitas petani dan nelayan tetap berjalan di tengah tekanan biaya operasional yang meningkat.

Advertisement

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim, Umar Kaderi, menegaskan bahwa kenaikan BBM berdampak luas dan tidak hanya dirasakan sektor transportasi, tetapi juga sektor produktif seperti pertanian dan perikanan.

“Kenaikan BBM ini berdampak ke semua sektor, termasuk petani dan nelayan yang sangat bergantung pada BBM untuk operasional,” ujarnya, Minggu (19/4).

Menurutnya, dampak tersebut berpotensi lebih terasa di wilayah selatan Kotim, yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pertanian.

Advertisement

“Khususnya di wilayah selatan, petani dan nelayan akan sangat terdampak dengan kenaikan ini,” katanya.

Umar menjelaskan, meningkatnya harga BBM akan berdampak pada biaya produksi dan distribusi hasil pertanian maupun perikanan. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini dikhawatirkan dapat menurunkan produktivitas serta memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.

Untuk itu, pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna merumuskan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan sektor tersebut.

“Kami akan mencari solusi bersama OPD agar petani dan nelayan tetap bisa berproduksi dan hasilnya tetap bisa dipasarkan,” jelasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Berpeluang Produksi 200 Ton Pakan Ikan per Tahun, Fasilitas di Kotim Terkendala Anggaran

Berpeluang Produksi 200 Ton Pakan Ikan per Tahun, Fasilitas di Kotim Terkendala Anggaran

Fasilitas produksi pakan ikan air tawar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berpotensi menghasilkan hingga 200 ton pakan per tahun

Terkendala Keterbatasan Anggaran, Budidaya Ikan Kotim Sulit Berkembang

Terkendala Keterbatasan Anggaran, Budidaya Ikan Kotim Sulit Berkembang

Pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih terkendala keterbatasan anggaran

Kemarau Bikin Air Kolam Menyusut, Pembudidaya di Kotim Kurangi Pakan Ikan

Kemarau Bikin Air Kolam Menyusut, Pembudidaya di Kotim Kurangi Pakan Ikan

Musim kemarau mulai berdampak terhadap usaha perikanan budidaya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer