Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Cabai Meroket di Kotawaringin Barat

Koko Sulistyo
Penulis: Koko Sulistyo❯
Cabai rawit di salah satu kios yang berjualan bahan makanan di PPM Sampit. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Cabai rawit di salah satu kios yang berjualan bahan makanan di PPM Sampit. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

Advertisement

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Harga sejumlah komoditas bahan pokok (bapok) di pasar tradisional Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami perubahan pada penghujung September 2026. Harga cabai melonjak, sementara bawang dan daging ayam ras justru mengalami penurunan.

Berdasarkan analisis komparatif rata-rata harga minggu ketiga dan keempat September 2026 yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagkopUKM) Kobar, kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah keriting yang mencapai 53,85 persen.

Advertisement

Kenaikan berikutnya terjadi pada cabai merah besar sebesar 16,67 persen dan cabai rawit merah sebesar 4,17 persen.

Sebaliknya, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing turun 10,26 persen. Harga daging ayam ras (broiler) juga turun 7,69 persen.

Menjelang akhir September, harga sejumlah komoditas mulai stabil meski masih berada pada level tinggi. Cabai merah besar bertahan di Rp70.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp80.000 per kilogram, serta cabai rawit hijau dan cabai rawit merah masing-masing Rp100.000 per kilogram.

Advertisement

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih berada di kisaran Rp35.000 per kilogram. Harga daging ayam ras turun dari Rp40.000 per kilogram pada awal pekan menjadi Rp38.000 per kilogram pada akhir pekan.

Kepala DisperindagkopUKM Kobar Suhendra mengatakan, pemantauan harga dilakukan secara rutin untuk mengetahui pergerakan harga setiap komoditas sekaligus mengukur ketercukupan pasokan di wilayah tersebut.

“Pemantauan harga bapok kami lakukan secara berkala untuk mengetahui pergerakan harga setiap komoditas, baik yang mengalami kenaikan, penurunan, maupun yang relatif stabil. Hasil analisis ini menjadi bahan evaluasi terhadap kondisi harga di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kobar menjaga stabilitas pasar, memastikan ketersediaan pangan, serta menyediakan informasi harga bagi masyarakat.

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cabai di Nanga Bulik Tembus Rp150 Ribu  Per Kilogram

Cabai di Nanga Bulik Tembus Rp150 Ribu  Per Kilogram

Harga cabai di pasar tradisional Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, sempat menembus Rp150 ribu per kilogram akibat kemarau.

Harga Cabai Makin Pedas, Kenaikan Meluas di Ratusan Daerah di Indonesia

Harga Cabai Makin Pedas, Kenaikan Meluas di Ratusan Daerah di Indonesia

BPS mencatat harga cabai rawit dan cabai merah mengalami kenaikan di ratusan kabupaten/kota pada minggu ketiga September 2026

 Harga Cabai Rawit Melambung, Beras dan Telur Melandai

 Harga Cabai Rawit Melambung, Beras dan Telur Melandai

Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok (bapok) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali berfluktuasi pada pekan kedua September 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer