Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

 Harga Cabai Rawit Melambung, Beras dan Telur Melandai

Koko Sulistyo
Penulis: Koko Sulistyo❯
Muhammad Suhendra memantau harga di Pasar Tradisional Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini. (ist)
Muhammad Suhendra memantau harga di Pasar Tradisional Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini. (ist)

Advertisement

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok (bapok) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali berfluktuasi pada pekan kedua September 2026. Harga cabai rawit merah mencatat kenaikan tertinggi, sedangkan harga telur ayam ras dan beras medium mengalami penurunan.

Berdasarkan analisis harian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagkopUKM) Kobar periode 7–11 September, harga cabai rawit merah naik 15,79 persen, dari Rp80.000 menjadi Rp90.000 per kilogram.

Advertisement

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau sebesar 8,89 persen, dari Rp90.000 menjadi Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting masih stabil, masing-masing Rp60.000 dan Rp50.000 per kilogram.

Di sisi lain, sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan harga dibandingkan pekan pertama September. Harga telur ayam ras (boiler) turun paling dalam, yakni 10 persen. Harga beras medium juga turun 3,73 persen.

Harga bawang merah dan bawang putih turun 2,50 persen. Komoditas tersebut sempat menyentuh Rp35.000 per kilogram pada pertengahan pekan sebelum kembali ke posisi Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga gula pasir eceran turun 2,12 persen.

Advertisement

Harga daging ayam ras (boiler) juga turun tipis 0,92 persen dan berada di kisaran Rp43.000 per kilogram.

Plt. Kepala Bidang Perdagangan DisperindagkopUKM Kobar Muhamad Suhendra mengatakan, pemantauan harga dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

“Pemantauan harga bapok dilakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan harga di lapangan serta mengantisipasi adanya kenaikan yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat,” ujarnya, Senin (14/9).

Menurutnya, hasil pemantauan harian menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menentukan langkah intervensi pasar.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Distan Perketat Pengawasan Peredaran Daging di Pasar Indra Sari

Distan Perketat Pengawasan Peredaran Daging di Pasar Indra Sari

Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat melakukan pengawasan peredaran daging di Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Rabu 26 Agustus 2026.

Biawak Berkalung Gegerkan Pedagang Pasar Indra Sari Pangkalan Bun  

Biawak Berkalung Gegerkan Pedagang Pasar Indra Sari Pangkalan Bun  

Pedagang di Blok J Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, digegerkan oleh kemunculan biawak

Cabai Meroket di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun, Harga Daging Sapi Ikut Terdongkrak

Cabai Meroket di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun, Harga Daging Sapi Ikut Terdongkrak

Memasuki pekan kedua Juni 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami kenaikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer