Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ramadan, Napi Perempuan di Lapas Sampit Dalami Ilmu Agama

Yuni Pratiwi Iskandar

Pembinaan keagamaan berupa mengaji alquran dan ibadah di blok warga binaan tahanan perempuan Lapas Kelas IIB Sampit, Kamis (26/2).
Pembinaan keagamaan berupa mengaji alquran dan ibadah di blok warga binaan tahanan perempuan Lapas Kelas IIB Sampit, Kamis (26/2).


Advertisement

SAMPIT,radarsampitjawapos.com- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit memanfaatkan momentum bulan Ramadan dengan mengintensifkan pembinaan keagamaan atau meningkatkan kegiatan ibadah bagi warga binaan (narapidana) perempuan.

Kegiatan pembelajaran membaca Iqro dan Alquran digelar setiap hari selama Ramadan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan membentuk karakter yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit Muhammad Yani mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat pembinaan spiritual warga binaan selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mendrong perubahan positif melalui pendekatan keagamaan.

Advertisement

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu warga binaan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Pembinaan keagamaan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,”ujarnya, Kamis (26/2).

Pembelajaran berlangsung dengan bimbingan tenaga pengajar dari Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Warga binaan yang masih tahap awal dibimbing membaca Iqro, sedangkan yang sudah mampu membaca Alquran diarahkan untuk memperbaiki tajwid dan kelancaran bacaan.

Selain pembelajaran membaca Alquran, kegiatan juga diisi dengan tausiyah bertema peningkatan amalan selama Ramadan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya memperbanyak ibadah, menjaga sikap, serta memperkuat kualitas spiritual sebagai bekal menjalani kehidupan ke depan.

Advertisement

Yani menambahkan, pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan kepribadian warga binaan agar kelak dapatkembali ke masyarakat dengan perubahan yang lebih baik.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat pengawasan petugas. Pihak lapas breharap, program serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual warga binaan. (yn/gus)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bekali Keterampilan untuk Masa Depan, Warga Binaan Lapas Sampit Dilatih Budidaya Ayam Petelur

Bekali Keterampilan untuk Masa Depan, Warga Binaan Lapas Sampit Dilatih Budidaya Ayam Petelur

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit memberdayakan warga binaan melalui program budidaya ayam petelur

Ketika Lembaran Buku Jadi Teman dan Penyala Asa Warga Binaan Lapas Sampit

Ketika Lembaran Buku Jadi Teman dan Penyala Asa Warga Binaan Lapas Sampit

Meskipun ruang gerak terbatas, semangat belajar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Sampit tak pernah surut

Bertepatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Puluhan Napi di Kalteng Bebas. Tiga Ribu Lebih Dapat Remisi

Bertepatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Puluhan Napi di Kalteng Bebas. Tiga Ribu Lebih Dapat Remisi

Bertepatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Puluhan Napi di Kalteng Bebas. Tiga Ribu Lebih warga binaan Dapat Remisi umum pengurangan tahanan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer