Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengamuk Bawa Parang, ODGJ di Seruyan Diamankan Polisi

M. Rifani Dewantara
DIAMANKAN: Personel Polres Seruyan menenangkan pria ODGJ yang sempat mengamuk bawa parang di Jalan Simpang Telaga Pulang, Kamis (11/12/2025) dinihari. FOTO: POLRES SERUYAN/RADAR SAMPIT
DIAMANKAN: Personel Polres Seruyan menenangkan pria ODGJ yang sempat mengamuk bawa parang di Jalan Simpang Telaga Pulang, Kamis (11/12/2025) dinihari. FOTO: POLRES SERUYAN/RADAR SAMPIT

KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com – Seorang pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis parang di Jalan Simpang Telaga Pulang, Kabupaten Seruyan, Kamis (11/12/2025).


Advertisement

Sekitar pukul 03.30 WIB dini hari, petugas piket Call Center 110 Polres Seruyan menerima laporan dan langsung menurunkan personel untuk melakukan penanganan cepat di lokasi.

Tak butuh waktu lama, personel Pamapta III SPKT, anggota Satreskrim yang bertugas piket serta beberapa satuan fungsi lain segera meluncur.

“Kami berangkat dengan prinsip utama mengamankan situasi dan menyelamatkan semua pihak, termasuk dia (ODGJ),” ujar Pamapta III SPKT Polres Seruyan, Aipda Heru Supriyanto.

Advertisement

Heru menegaskan bahwa keselamatan warga maupun pria tersebut menjadi prioritas utama. Saat tiba di lokasi, petugas menemukan seorang laki-laki dalam kondisi tertekan berat.

Alih-alih melakukan tindakan represif, tim mengedepankan komunikasi untuk meredakan situasi. Mereka mengamati gelagat, mencatat keterangan warga, dan berupaya mendekati pria itu dengan tenang.

Informasi dari pihak keluarga kemudian menguatkan dugaan bahwa pria tersebut merupakan ODGJ yang sedang mengalami episode krisis. Kesimpulan itu membuat petugas semakin berhati-hati.

Advertisement

Dengan pendekatan perlahan, petugas akhirnya berhasil mengamankan senjata tajam yang dibawanya dan mengevakuasi pria tersebut ke tempat lebih aman. Ketegangan yang sempat menyelimuti kawasan itu pun perlahan mereda.

“Tugas kami berikutnya memastikan dia mendapat penanganan lanjutan yang tepat,” lanjut Heru.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP Seruyan untuk proses penanganan lebih lanjut, termasuk pendampingan keluarga.

Heru menegaskan bahwa penanganan terhadap warga dengan gangguan jiwa harus mengedepankan empati.

“Kami di sini bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga melindungi mereka yang rentan, termasuk saudara-saudara kita yang sedang berjuang dengan kondisi mentalnya,” pungkasnya. (rdw/fm)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kapolsek Seruyan Tengah Berganti, Annaqib Gantikan Martono

Kapolsek Seruyan Tengah Berganti, Annaqib Gantikan Martono

Kapolsek Seruyan Tengah menandatangani berita acara sertijab disaksikan Kapolres Seruyan AKBP Gusti Agung A. Udayani Addi, Minggu (1/11).  

Aktor Pembakar Lahan di Seruyan Sulit Diungkap

Aktor Pembakar Lahan di Seruyan Sulit Diungkap

Penindakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menghadapi tantangan dan sulit mengungkap aktor pelakunya

Kapolres Seruyan Bagikan Konsumsi Usai Salat Jumat

Kapolres Seruyan Bagikan Konsumsi Usai Salat Jumat

Kapolres Seruyan AKBP Gusti Agung A. Udayani Addi membagikan konsumsi kepada jemaah usai salat Jumat di Masjid Al-Jihad, Kuala Pembuang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer