ISPA di Sukamara selama Agustus Tercatat 407 Kasus

Fauziannur • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 10:27 WIB
Warga diimbau menggunakan masker saat keluar rumah. (Fauziannur/Radar Sampit)
Warga diimbau menggunakan masker saat keluar rumah. (Fauziannur/Radar Sampit)

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Sukamara mencapai 407 kasus selama Agustus 2026. Peningkatan kasus terjadi pada pekan terakhir, seiring kondisi udara di sejumlah wilayah yang dipengaruhi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara, terdapat 112 kasus pada pekan pertama Agustus, 96 kasus pada pekan kedua, 60 kasus pada pekan ketiga, dan 139 kasus pada pekan keempat.

Dari lima puskesmas yang melaporkan kasus, Puskesmas Sukamara mencatat jumlah tertinggi dengan 206 kasus. Rinciannya, 73 kasus pada pekan pertama, 61 kasus pada pekan kedua, 28 kasus pada pekan ketiga, dan 44 kasus pada pekan keempat.

Selanjutnya, Puskesmas Balai Riam mencatat 118 kasus. Kasus tersebut terdiri atas 18 kasus pada pekan pertama, 16 kasus pada pekan kedua, tujuh kasus pada pekan ketiga, dan meningkat menjadi 77 kasus pada pekan keempat.

Sementara itu, Puskesmas Pantai Lunci mencatat 32 kasus, Puskesmas Permata Kecubung 38 kasus, dan Puskesmas Jelai 13 kasus selama Agustus 2026.

Kepala Dinkes Sukamara Ari Junita mengatakan peningkatan kasus ISPA perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap akibat karhutla.

“Masyarakat kami imbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala ISPA,” kata Ari.

Masyarakat juga diminta menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap, terutama saat kualitas udara memburuk. Warga yang mengalami batuk, pilek, sesak napas, demam, atau gangguan pernapasan lainnya diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. (fzr/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
sukamara ispa karhutla