Risiko ISPA Meningkat di Musim Kemarau

Fauziannur • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 18:36 WIB
Ilustrasi Cegah ISPA dan Diare (AI)
Ilustrasi Cegah ISPA dan Diare (AI)

 

SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukamara mengimbau masyarakat dan satuan pendidikan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Sukamara Ari Junita mengatakan, musim kemarau berpotensi meningkatkan paparan debu dan menurunkan kualitas udara sehingga dapat memicu peningkatan kasus ISPA. Oleh karena itu, masyarakat diminta menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Memang saat ini merupakan musim yang rawan terhadap penyakit ISPA. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, memperbanyak minum air putih, menggunakan masker saat beraktivitas di lingkungan berdebu, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan,” ujarnya.

Selain masyarakat umum, Dinkes Sukamara juga meminta pihak sekolah meningkatkan edukasi kepada peserta didik terkait upaya pencegahan ISPA selama musim kemarau. Sekolah diimbau mengingatkan siswa untuk mengurangi paparan debu, menjaga kebersihan lingkungan, serta melaporkan apabila terdapat siswa yang mengalami gejala ISPA.

Ari Junita berharap langkah antisipasi sejak dini dapat menekan angka kasus ISPA di Kabupaten Sukamara sehingga aktivitas masyarakat dan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik. (fzr/yit)

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
kemarau sukamara ispa