KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan akan melanjutkan Gerakan Pasar Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengatakan, ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada hasil produksi pertanian, tetapi juga ketersediaan stok, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga.
“Pada akhirnya, bagaimana pangan tersedia cukup, harganya terjangkau, dan terdistribusi dengan baik sampai kepada masyarakat. Jumlahnya harus memadai dan tentu berkualitas,” ujarnya, Kamis (22/10).
Menurutnya, upaya menjaga ketahanan pangan harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Produksi petani perlu didukung pengelolaan dan distribusi yang baik agar hasil pertanian dapat dinikmati masyarakat dengan harga wajar.
“Program pangan murah seperti ini sangat bagus untuk kita teruskan. Pangan bersubsidi dan pasar murah merupakan bagian dari upaya agar sektor hulu, tengah, hingga hilir bisa dikelola dengan baik,” tegasnya.
Wanda menambahkan, GPM juga menjadi salah satu upaya mendukung program strategis Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pemkab Seruyan akan terus mendorong pelaksanaan program serupa serta meningkatkan pengelolaan sektor pertanian dan distribusi pangan.
“Kegiatan seperti ini akan kita lanjutkan. Program yang mengintegrasikan sektor hulu, tengah, dan hilir, baik di bidang pertanian maupun sektor lainnya, akan terus kita kelola agar ke depan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno