PMI Seruyan Siapkan 150 Ribu Liter Air Bersih Hadapi Kekeringan

M. Rifani Dewantara • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:09 WIB
PMI Kabupaten Seruyan menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan akibat musim kemarau, Jumat (21/8). (PMI Seruyan/Radar Sampit)
PMI Kabupaten Seruyan menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan akibat musim kemarau, Jumat (21/8). (PMI Seruyan/Radar Sampit)

 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Seruyan menyiapkan sekitar 150 ribu liter air bersih untuk didistribusikan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

Kepala Markas PMI Kabupaten Seruyan Rusli mengatakan, pihaknya mengoperasikan tiga unit truk tangki untuk mendukung distribusi air bersih. Sepanjang Agustus 2026, PMI menargetkan penyaluran sekitar 30 tangki atau setara 150 ribu liter air bersih.

“Hingga hari ini sudah delapan tangki yang tersalurkan,” kata Rusli kepada Radar Sampit, Jumat (21/8).

Distribusi diprioritaskan bagi wilayah yang tidak memiliki sumber air bersih dan sulit memperoleh pasokan. Untuk tahap awal, penyaluran diarahkan ke wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur yang masih dapat dijangkau armada tangki.

Program tersebut melibatkan PMI Pusat, PMI Provinsi Kalimantan Tengah, PMI Kabupaten Seruyan, serta Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Perumdam Tirta Seruyan sebagai penyedia air bersih.

Rusli mengatakan, kondisi geografis Seruyan yang berada di kawasan pesisir membuat ketersediaan air bersih menjadi tantangan saat musim kemarau. Karena itu, masyarakat diminta menggunakan air secara efisien.

“Kami harapkan masyarakat menggunakan air bersih secara efisien. Karena sangat sulit mendapatkan air bersih, apalagi daerah kita ini merupakan daerah pesisir,” ujarnya.

Selain menghemat air, masyarakat diimbau menjaga kesehatan selama musim kemarau dengan memperbanyak konsumsi air putih dan mencukupi waktu istirahat.

“Jaga kesehatan supaya tidak mudah sakit, perbanyak minum air putih, dan cepat-cepat istirahat di malam hari,” pungkasnya. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
PMI Seruyan kekeringan air bersih