Polres Seruyan Perkuat Penanganan Karhutla

M. Rifani Dewantara • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 21:27 WIB
Rapat Kesiapan Kontinjensi Aman Nusa II 2026 Polres Seruyan secara virtual, bersama jajaran Polda Kalimantan Tengah, (24/7). (istimewa)
Rapat Kesiapan Kontinjensi Aman Nusa II 2026 Polres Seruyan secara virtual, bersama jajaran Polda Kalimantan Tengah, (24/7). (istimewa)

KUALA PEMBUANG,radarsampit.jawapos.com-Polres Seruyan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meningkat seiring musim kemarau. 

Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengikuti Rapat Kesiapan Kontinjensi Aman Nusa II 2026 secara virtual bersama jajaran Polda Kalimantan Tengah, Jumat (24/7).

Rapat yang dipimpin Karo Ops Polda Kalteng Kombes Pol Sugeng Riyadi itu diikuti seluruh polres jajaran sebagai upaya menyamakan langkah dalam menghadapi potensi karhutla di masing-masing wilayah.

Di Polres Seruyan, kegiatan berlangsung di Gedung Vicon Wicaksana Laghawa. Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi hadir didampingi Wakapolres Kompol Syaifullah serta para pejabat utama Polres.

Dalam rapat tersebut dibahas Rencana Kontinjensi (Renkon) Operasi Aman Nusa II 2026 yang menjadi pedoman penanganan karhutla, mulai dari penetapan status siaga darurat, tanggap darurat, hingga masa transisi pemulihan pasca bencana.

Seluruh tahapan dirancang agar pelaksanaan penanganan di lapangan berjalan terstruktur, terpadu, dan melibatkan seluruh unsur terkait.

Baca Juga: Menjelang HUT Seruyan, Ini yang Dilakukan Damkar Terhadap Halaman Kantor Bupati

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menegaskan kesiapan personel menjadi faktor penting dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Seruyan.

“Melalui rapat ini, seluruh personel memiliki pemahaman yang sama mengenai langkah-langkah penanganan sesuai rencana kontinjensi. Dengan demikian, respons di lapangan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Kami terus memperkuat koordinasi lintas instansi agar upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla dapat berjalan maksimal,”pungkas Beddy.

Ia berharap, potensi kebakaran bisa diantisipasi sedini mungkin sehingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan. (rdw/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi musim kemarau polres seruyan Kesiapsiagaan karhutla