Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Damkar Seruyan Evakuasi Sarang Tawon di Atap Rumah Warga

M. Rifani Dewantara • Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:26 WIB
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Seruyan mengevakuasi sarang tawon yang bersarang di atap rumah milik warga di Jalan Ais Nasution, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (17/7/2026) malam. 
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Seruyan mengevakuasi sarang tawon yang bersarang di atap rumah milik warga di Jalan Ais Nasution, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (17/7/2026) malam. 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Seruyan mengevakuasi sarang tawon yang bersarang di atap rumah milik warga di Jalan Ais Nasution, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (17/7/2026) malam. 

Evakuasi dilakukan untuk mencegah potensi serangan tawon yang dapat membahayakan penghuni rumah maupun warga sekitar.

Laporan mengenai keberadaan sarang tawon diterima petugas pada pukul 08.36 WIB dari seorang warga bernama Agus. Setelah menerima laporan, tim melakukan survei lokasi dan memutuskan pelaksanaan evakuasi dilakukan pada malam hari saat aktivitas tawon menurun sehingga proses penanganan lebih aman.

Petugas kemudian melakukan sejumlah persiapan sebelum mengeksekusi sarang tawon yang diketahui telah lama menempel di bagian atap rumah warga.

Operasi evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dan dinyatakan selesai pada pukul 20.57 WIB. Seluruh personel kembali ke Markas Komando pada pukul 21.04 WIB setelah memastikan kondisi lokasi telah aman.

Anggota Damkar Seruyan, Abdul Hadi, mengatakan pemilihan waktu evakuasi pada malam hari merupakan bagian dari prosedur standar untuk meminimalkan risiko serangan tawon terhadap petugas maupun warga.

"Kami memilih melakukan evakuasi pada malam hari karena aktivitas tawon cenderung lebih rendah sehingga risiko serangan dapat diminimalkan. Dengan begitu proses penanganan bisa dilakukan lebih aman," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri, terutama jika ukurannya sudah besar atau berada di lokasi yang sulit dijangkau.

"Jika menemukan sarang tawon yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada petugas. Jangan mengambil tindakan sendiri karena bisa memicu serangan dan membahayakan keselamatan," katanya.

Abdul Hadi menambahkan, layanan animal rescue Disdamkarmat Seruyan tidak hanya menangani evakuasi ular, tetapi juga berbagai jenis satwa liar lain yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.

"Kami siap memberikan bantuan kapan pun masyarakat membutuhkan. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap operasi penyelamatan," pungkasnya. (rdw)

Editor : Slamet Harmoko
damkar seruyan tawon