Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemkab Seruyan Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla

M. Rifani Dewantara • Kamis, 16 Juli 2026 | 12:16 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan bersama TNI, Polri, perusahaan, relawan, dan masyarakat melakukan penguatan penanganan karhutla. (RIFANI/RADAR SAMPIT)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan bersama TNI, Polri, perusahaan, relawan, dan masyarakat melakukan penguatan penanganan karhutla. (RIFANI/RADAR SAMPIT)

 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan resmi menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu (15/7).

Penetapan status tersebut diikuti penguatan penanganan dan pencegahan karhutla oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan bersama TNI, Polri, perusahaan, relawan, dan masyarakat di seluruh wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi, mengatakan status siaga darurat ditetapkan untuk mengoptimalkan kesiapsiagaan seluruh sumber daya pemerintah daerah dalam menghadapi potensi karhutla.

“Melalui status siaga darurat, personel, peralatan, dan dukungan lintas sektor dapat dimobilisasi lebih cepat sehingga penanganan karhutla menjadi lebih efektif,” katanya.

Agus menjelaskan, setiap laporan kebakaran yang diterima langsung ditindaklanjuti melalui proses verifikasi, pemadaman, pendinginan, hingga pemantauan untuk memastikan api benar-benar padam.

Selain penanganan di lapangan, BPBD Seruyan juga meningkatkan patroli terpadu, pemantauan titik panas (hotspot), serta sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan dini.

Pemkab Seruyan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendapatkan dukungan tambahan apabila diperlukan.

Agus mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi cuaca panas dan kering berpotensi mempercepat penyebaran api.

“Masyarakat yang mengetahui adanya kebakaran atau aktivitas yang berpotensi memicu karhutla diharapkan segera melaporkannya kepada BPBD, pemerintah desa, atau aparat setempat agar dapat segera ditangani,” ujarnya.

Ia menegaskan, penanggulangan karhutla membutuhkan peran aktif seluruh pihak. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, relawan, dan masyarakat menjadi kunci untuk menekan kejadian kebakaran serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
seruyan karhutla