Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Danau Seluluk Diproyeksikan Jadi Bumi Perkemahan dan Destinasi Wisata Terpadu

M. Rifani Dewantara • Sabtu, 27 Juni 2026 | 04:15 WIB

 

Aktivitas Tim SAR di Sungai Seruyan, sekitar Desa Tanjung Hara, Kecamatan Danau Seluluk, belum lama ini.
Aktivitas Tim SAR di Sungai Seruyan, sekitar Desa Tanjung Hara, Kecamatan Danau Seluluk, belum lama ini.

 

KUALA PEMBUANG – Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan mulai mengkaji pengembangan Danau Seluluk tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai lokasi bumi perkemahan yang representatif.  

Kepala Disporaparbud Seruyan Megawati mengatakan, pemanfaatan sebagian kawasan Danau Seluluk sebagai bumi perkemahan diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi wisata tersebut. Namun, realisasinya masih menunggu persetujuan pimpinan serta dukungan berbagai pihak, termasuk Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Seruyan.

"Kalau Danau Seluluk sebagian dimanfaatkan sebagai bumi perkemahan, tentu fungsinya akan lebih maksimal. Selain menjadi objek wisata, kawasan itu juga bisa digunakan untuk kegiatan kepanduan dan berbagai kegiatan luar ruang lainnya," katanya.

Menurut Megawati, pengembangan bumi perkemahan harus didukung penyediaan infrastruktur yang memadai. Fasilitas seperti toilet, panggung kegiatan, dan area khusus bagi pelaku usaha kuliner perlu disiapkan agar kawasan tetap tertata rapi dan nyaman.

"Kalau ada kegiatan besar, pedagang kuliner juga harus memiliki tempat yang jelas dan tertata. Jangan sampai berjualan secara sporadis di berbagai titik. Kita ingin kawasan itu rapi, nyaman, dan memiliki pola penataan yang baik," ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep pengembangan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga menyediakan ruang kegiatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan organisasi kepemudaan secara berkelanjutan.

Meski demikian, Megawati mengakui pengembangan kawasan tersebut menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan sumber daya serta luasnya cakupan tugas Disporaparbud.

"Keinginan untuk membenahi dan mengembangkan destinasi itu besar, tetapi tentu perlu dukungan banyak pihak. Rasanya seperti harus menyiapkan seribu tangan untuk mewujudkan semua yang ingin dibangun," ungkapnya. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#wisata #seruyan #Danau Seluluk