KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Seruyan menangani 76 kejadian kebakaran dan penyelamatan (rescue) sepanjang 1 Januari hingga 1 Juni 2026.
Berdasarkan data Damkarmat Seruyan, dari total 76 kejadian tersebut, sebanyak 9 kasus merupakan kebakaran, terdiri atas 5 kebakaran lahan dan 4 kebakaran permukiman. Sementara itu, 67 kejadian lainnya merupakan operasi penyelamatan yang dilakukan petugas di berbagai wilayah Kabupaten Seruyan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan, Nomo Koeswoyo, mengatakan operasi penyelamatan masih mendominasi tugas yang ditangani jajarannya sepanjang tahun ini.
“Sebagian besar laporan yang masuk merupakan permintaan bantuan penyelamatan, mulai dari evakuasi satwa liar hingga penanganan berbagai kondisi darurat yang berpotensi membahayakan masyarakat,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Data Damkarmat menunjukkan, evakuasi ular menjadi jenis penyelamatan yang paling banyak ditangani dengan 26 kejadian. Selanjutnya, penanganan sarang tawon sebanyak 13 kejadian, pohon tumbang 9 kejadian, evakuasi biawak 7 kejadian, pelepasan cincin 5 kejadian, penyelamatan kucing 2 kejadian, anjing 1 kejadian, serta 2 kejadian lainnya.
Khusus selama Mei 2026, Damkarmat Seruyan menangani 17 kejadian yang terdiri atas 2 peristiwa kebakaran dan 15 kegiatan penyelamatan.
Nomo mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan potensi bahaya maupun kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan atas kerja sama dan kepeduliannya dalam menjaga keselamatan lingkungan. Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik serta siap siaga dalam setiap keadaan darurat,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan permukiman yang dapat meningkat pada musim kemarau. Masyarakat diminta segera menghubungi petugas apabila menemukan situasi yang membutuhkan penanganan darurat. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno