Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Seruyan Targetkan Tiga Besar  dalam Festival Budaya Isen Mulang

M. Rifani Dewantara • Kamis, 14 Mei 2026 | 04:15 WIB
Pemkab Seruyan melepas 91 orang kontingen untuk mengikuti FBIM 2026 di Palangka Raya, Selasa (13/5). (RIFANI/RADAR SAMPIT)
Pemkab Seruyan melepas 91 orang kontingen untuk mengikuti FBIM 2026 di Palangka Raya, Selasa (13/5). (RIFANI/RADAR SAMPIT)

 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan resmi melepas 91 orang kontingen yang terdiri atas peserta dan official untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 di Palangka Raya, Selasa (13/5/2026). Pelepasan dilakukan oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Seruyan, Megawati.

Kontingen Seruyan akan mengikuti sekitar 10 cabang lomba budaya dan pariwisata, di antaranya begasing atau habayang, balogo, manyipet, parade tari daerah, mangaruhi, besei kambe, menjawet uwei, mengenta, serta pemilihan Jagau Nyai Pariwisata Kalimantan Tengah 2026.

Kepala Disporaparbud Seruyan, Megawati, mengatakan seluruh peserta diminta tampil maksimal serta menjaga nama baik daerah. Ia menyebut, meski persiapan belum sepenuhnya optimal, pihaknya tetap optimistis Seruyan mampu bersaing di sejumlah cabang unggulan.

“Jumlah peserta kurang lebih 91 orang. Semua yang berangkat kami minta tampil penuh semangat dan menjaga nama baik daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa cabang seperti mangaruhi, balogo, dan begasing pernah memberikan prestasi bagi Seruyan pada ajang sebelumnya sehingga tetap menjadi target perolehan hasil terbaik. Tahun ini, Seruyan juga mengikuti dua cabang baru, yakni menjawet uwei dan mengenta, yang diharapkan dapat menjadi peluang tambahan prestasi.

Namun demikian, Seruyan tidak dapat mengikuti beberapa lomba, seperti Lawang Sakepeng dan vokal solo, karena informasi tambahan diterima terlambat sehingga belum memungkinkan untuk dipersiapkan, termasuk dari sisi anggaran. Evaluasi akan dilakukan untuk kesiapan tahun berikutnya.

Sementara itu, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menekankan pentingnya sportivitas, kekompakan, serta menjaga nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian lomba. Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Menang dan kalah itu biasa. Namun, akan lebih baik apabila setiap cabang yang kita ikuti bisa berada di peringkat tiga teratas se-Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mendorong pembinaan berkelanjutan terhadap potensi budaya lokal Seruyan. Ia menilai sejumlah cabang seperti balogo, mangaruhi, maneweng, hingga karungut perlu dipetakan dan dibina sejak dini agar memiliki atlet dan seniman yang siap berkompetisi setiap tahun.

“Jika sejak awal sudah terinventarisasi, latihan berjalan baik, dan semangat kuat, maka peluang meraih medali akan sangat tinggi,” ujarnya. (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#seruyan #festival budaya #FBIM