Radarsampit.jawapos.com – Drama Korea bertema sekolah tak selalu berkutat pada kisah cinta remaja dan kehidupan di ruang kelas.
Sejumlah serial justru menawarkan cerita yang lebih beragam, mulai dari pencarian jati diri, perundungan, kekuatan super, hingga perjuangan hidup melawan monster dan zombie.
Menariknya, beberapa drama tersebut merupakan adaptasi dari webtoon populer. Dengan karakter remaja sebagai pusat cerita, serial-serial ini menghadirkan konflik yang dekat dengan kehidupan sekolah, tetapi dikemas dalam genre yang jauh lebih luas.
Berikut enam drama Korea adaptasi webtoon bertema sekolah yang menarik untuk masuk daftar tontonan.
1. Spirit Finger (2025)
Spirit Finger diadaptasi dari webtoon karya Kyoungchal Han. Drama yang terdiri atas 12 episode ini dibintangi Park Ji-hu, Jo Joon-young, Choi Bo-min, dan Park Yoo-na.
Serial bergenre komedi romantis dan coming of age tersebut mengikuti Song Woo-yeon, siswi SMA biasa yang dikenal kurang percaya diri.
Kehidupannya mulai berubah setelah bergabung dengan Spirit Fingers, klub menggambar yang memiliki anggota dengan kepribadian unik.
Dari lingkungan baru tersebut, Woo-yeon perlahan belajar mengenal dirinya sendiri, menemukan warna baru dalam kehidupannya, sekaligus menghadapi pengalaman cinta dan persahabatan.
Drama ini cocok bagi penonton yang menyukai kisah remaja ringan dengan sentuhan humor, romansa, dan perjalanan menemukan jati diri.
2. Study Group (2025)
Berbeda dari Spirit Finger, Study Group membawa kehidupan sekolah ke dalam cerita penuh aksi. Drama 10 episode ini diadaptasi dari webtoon karya Shin Hyeong-wook dan Ryu Seung-yeon.
Hwang Min-hyun, Han Ji-eun, Cha Woo-min, dan Lee Jong-hyun menjadi pemeran utama dalam serial tersebut.
Cerita berpusat pada Yoon Ga-min, siswa sebuah SMK bermasalah yang memiliki ambisi besar untuk berprestasi secara akademis. Masalahnya, ia tidak memiliki kemampuan belajar yang terlalu menonjol.
Ia kemudian membentuk kelompok belajar demi mengejar cita-cita masuk perguruan tinggi. Namun, lingkungan sekolah yang penuh kekerasan membuat Ga-min harus menggunakan kemampuan bertarungnya untuk melindungi teman-temannya.
Perpaduan aksi, komedi, persahabatan, dan perjuangan akademis menjadi daya tarik utama drama ini.
3. Moving (2023)
Jika ingin drama sekolah dengan skala cerita lebih besar, Moving bisa menjadi pilihan. Diadaptasi dari webtoon karya Kang Full, serial 20 episode ini memadukan aksi, fantasi, misteri, dan kisah pahlawan super.
Drama ini dibintangi Ryu Seung-ryong, Han Hyo-joo, Zo In-sung, Cha Tae-hyun, Go Youn-jung, dan Lee Jung-ha.
Kisahnya mengikuti tiga siswa SMA yang mewarisi kekuatan super dari orang tua mereka. Mereka berusaha menyembunyikan kemampuan tersebut dari lingkungan sekitar agar dapat menjalani kehidupan seperti remaja biasa.
Namun, situasi berubah ketika muncul organisasi misterius yang memburu manusia dengan kekuatan khusus. Para orang tua pun harus turun tangan untuk melindungi anak-anak mereka.
Di balik aksi dan kekuatan super, Moving juga menyajikan hubungan orang tua dan anak serta pengorbanan keluarga sebagai bagian penting dalam ceritanya.
4. Duty After School (2023)
Bagaimana jika seluruh siswa SMA tiba-tiba harus menjadi tentara untuk melawan makhluk asing?
Premis tersebut menjadi inti cerita Duty After School, drama yang diadaptasi dari webtoon karya Ha Il-kwon.
Serial ini terdiri atas 10 episode yang terbagi dalam dua bagian. Pemerannya antara lain Shin Hyun-soo, Lee Soon-won, Im Se-mi, Kim Ki-hae, dan Choi Moon-hee.
Cerita bermula ketika bola-bola misterius dari luar angkasa muncul dan menyerang bumi. Pemerintah Korea Selatan kemudian mewajibkan siswa SMA menjadi pasukan militer cadangan.
Para siswa kelas 3 yang seharusnya mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk perguruan tinggi justru harus mempertaruhkan nyawa menghadapi monster alien.
Drama ini menawarkan kombinasi laga, fiksi ilmiah, horor, sekaligus gambaran bagaimana para remaja menghadapi situasi ekstrem yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
5. Weak Hero Class 1 dan Class 2
Weak Hero menjadi salah satu adaptasi webtoon bertema sekolah yang menempatkan perundungan sebagai konflik utama.
Season pertama yang tayang pada 2022 terdiri atas delapan episode dan dibintangi Park Ji-hoon, Choi Hyun-wook, Hong Kyung, Shin Seung-ho, dan Lee Yeon.
Tokoh utamanya, Yeon Si-eun, merupakan siswa berprestasi yang secara fisik terlihat lemah. Namun, ia tidak memilih diam ketika menjadi sasaran kekerasan.
Alih-alih mengandalkan kekuatan fisik, Si-eun memanfaatkan kecerdasan, psikologi, serta benda-benda di sekitarnya untuk melawan para pelaku perundungan.
Cerita kemudian berlanjut dalam Weak Hero Class 2 pada 2025. Park Ji-hoon kembali memerankan Yeon Si-eun, kali ini bersama sejumlah pemeran baru, termasuk Ryeoun, Choi Min-yeong, Yoo Su-bin, Bae Na-ra, Lee Min-jae, dan Lee Jun-young.
Setelah pindah ke SMA Eangan akibat trauma dari kehancuran persahabatannya di sekolah lama, Si-eun kembali berhadapan dengan lingkungan sekolah yang keras.
Ancaman yang dihadapinya semakin besar, tetapi kali ini ia tidak sendirian karena memiliki teman-teman baru yang ikut berjuang bersamanya.
6. All of Us Are Dead (2022)
Sekolah berubah menjadi medan perang ketika wabah zombie merebak dalam All of Us Are Dead.
Drama ini diadaptasi dari webtoon Now at Our School karya Joo Dong-geun. Park Ji-hu, Yoon Chan-young, Cho Yi-hyun, Park Solomon, dan Yoo In-soo menjadi bagian dari pemeran utama.
Baca Juga: 7 C-Drama Terbaru Tayang Agustus 2026, dari Kisah Wuxia hingga Romance Penuh Intrik
Kisahnya bermula ketika sebuah virus misterius menyebar di sebuah SMA dan mengubah para siswa menjadi zombie.
Sekelompok siswa yang masih bertahan hidup terjebak di dalam sekolah tanpa makanan, air, maupun bantuan dari luar.
Mereka pun harus bekerja sama dan memanfaatkan berbagai benda di sekitar untuk bertahan dari serangan teman-teman mereka yang telah berubah menjadi zombie.
Dengan menggabungkan horor, aksi, thriller, dan survival, drama ini memperlihatkan bagaimana persahabatan, keberanian, pengkhianatan, dan naluri bertahan hidup diuji ketika para siswa berada dalam situasi yang nyaris tanpa harapan.
Bukan Sekadar Drama Sekolah
Enam drama tersebut menunjukkan bahwa cerita berlatar sekolah bisa dikembangkan ke berbagai arah. Spirit Finger menawarkan perjalanan menemukan jati diri, Study Group menggabungkan ambisi akademis dengan aksi, sedangkan Moving membawa kisah remaja ke dunia manusia berkekuatan super.
Sementara itu, Duty After School, Weak Hero, dan All of Us Are Dead menghadirkan konflik yang lebih gelap, mulai dari invasi makhluk asing, kekerasan di sekolah, hingga wabah zombie.
Kesamaannya, seluruh drama tersebut menjadikan karakter remaja dan kehidupan sekolah sebagai pintu masuk untuk menghadirkan cerita yang lebih besar tentang persahabatan, keluarga, keberanian, dan perjuangan bertahan hidup. (bmp)
Editor : Slamet Harmoko