Kisah Pengembala dan Kambing Yang Disebut Pertama Kali Menemukan Kopi Berkhasiat untuk Manusia

Agus Jaka Purnama • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:50 WIB
Tanaman kopi saat baru dipetik.(net)
Tanaman kopi saat baru dipetik.(net)

Jauh sebelum kopi menjadi minuman favorit masyarakat di berbagai belahan dunia, terdapat sebuah kisah menarik tentang seorang penggembala kambing bernama Kaldi. Ia disebut sebagai sosok yang pertama kali menyadari khasiat buah kopi setelah melihat perubahan perilaku kambing-kambing yang digembalakannya.

Salah satu cerita legenda paling terkenal itu berasal dari kawasan Ethiopia sekitar abad ke 9, ketika masih belum ada manusia yang mengenal manfaat tanaman kopi.

Dalam cerita tersebut, Kaldi memperhatikan adanya perubahan pada kambing-kambing yang digembalakannya. Setelah memakan buah berwarna merah dari sebuah tanaman, kambing-kambing itu disebut menjadi lebih aktif dan bersemangat, bahkan tetap bergerak hingga waktu malam.

Kaldi pun heran, kemudian mencoba memperhatikan dan mengenali buah yang dimakan kambing-kambing tersebut. Ia lalu membawa buah itu kepada seorang biarawan untuk mengetahui lebih jauh mengenai khasiatnya.

Pada awalnya, buah tersebut disebut mendapat tanggapan negatif karena dianggap dapat mengganggu ketenangan. Namun, dalam perkembangan ceritanya, buah kopi kemudian diketahui memiliki efek yang dapat membantu seseorang tetap terjaga dan tidak mudah mengantuk.

Baca Juga: Mengenal Super Food Kacang Sacha Inchi untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Dari sinilah kisah tentang kopi kemudian berkembang. Pengetahuan mengenai tanaman dan pengolahan biji kopi menyebar dari Afrika ke berbagai wilayahnya, hingga akhirnya kopi dikenal luas.

Terlepas dari benar atau tidaknya legenda tersebut, perjalanan kopi dari tanaman liar hingga menjadi minuman yang dinikmati jutaan orang menunjukkan betapa panjang dan menariknya sejarah kopi di dunia.

Dari Ethiopia, biji kopi kemudian menyebar ke seluruh dunia melalui perdagangan. Biji kopi pertama kali dibawa ke Arab pada abad ke-15 dan kemudian menyebar ke seluruh dunia melalui perdagangan laut. 

Dari Afrika Utara, penyebaran biji kopi meluas ke Asia hingga pasar Eropa dan mulai dikenal sebagai salah satu minuman yang punya rasa enak dan nikmat

Dikutip dari Wikipedia, tanaman kopi masuk ke Indonesia pada masa kolonial Belanda. Dengan adanya arus globalisasi dan kapitalisme Belanda, tanaman kopi bertransformasi menjadi sebuah budaya Indonesia dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat lokal. Budaya kopi yang ada di Indonesia memiliki pengaruh dari Eropa, terutama Italia, Cina, Melayu, dan budaya lokal, seperti Jawa dan Sumatra,

Saat ini, kopi merupakan salah satu komoditas perdagangan terbesar di dunia, dengan penikmat dari berbagai kalangan dan latarbelakang.(gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
abad ke 9 tanaman kopi kambing ethiopia