Kepada Yth Bupati Kotawaringin Timur
Bpk Halikinnor
Dengan hormat, salam kasih dan sejahtera untuk bapak bupati. Perkenalkan nama saya Gisela Sisilia. Saya berasal dari SMP Katolik Santo Albertus Sampit, kelas 7.
Melalui surat ini, Saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak bupati atas berbagai kemajuan di kotim, seperti penataan kota yang semakin rapi. Namun, ada satu hal yang ingin saya ceritakan, bapak. Sebagai Siswa yang sering melintas di jembatan di Jalan Kapten Mulyono atau jembatan patah, saya merasa prihatin melihat kondisi jembatan yang seperti itu.
Saya melihat banyak kayu-kayu yang sudah tidak layak untuk digunakan lagi, dan banyak juga kendaraan-kendaraan yang bermuatan berat lewat jembatan itu. Yang saya takutkan itu ketika terjadinya kemacetan di jembatan tersebut, akan menyebabkan jembatan tersebut runtuh dan banyak menghasilkan korban jiwa.
Jadi yang saya harapkan agar jembatan tersebut diperbaiki sebelum banyak memakan korban jiwa, dan masyarakat pun dapat melintasi jembatan tersebut dengan nyaman.
Saran dari saya adalah Lebih baik kendaraan-kendaraan besar yang banyak membawa muatan seperti truk dilarang untuk melintasi jembatan yang sudah tidak kokoh lagi, karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar. Ketika mereka ingin melintasi jembatan tersebut tidak diperbolehkan untuk membawa muatan yang berlebihan, karena dapat menyebabkan jembatan cepat rusak.
Saran dari saya yang kedua adalah alangkah baiknya jika ingin membuat jembatan sebaiknya menggunakan bahan beton dan baja agar lebih kokoh dan tidak cepat rusak.
Besar harapan kami usulan ini dapat menjadi bahan pertimbangan bapak dalam membangun Kabupaten Kotawaringin Timur yang lebih maju dan berdaya saing. Terimakasih atas dedikasi bapak dalam memimpin daerah ini.
Hormat Saya,
Gisela Sisilia
(Siswa SMP Katolik St. Albertus Sampit)
Catatan redaksi: Rubrik ini dirancang sebagai ruang aspirasi, gagasan, dan suara hati pelajar untuk pemerintah daerah, khususnya Bupati Kotawaringin Timur. Surat terbuka ini berisi tentang pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, kesehatan, teknologi, fasilitas publik, hingga mimpi para pelajar terhadap masa depan Kotawaringin Timur.
Editor : Heru Prayitno