Radarsampit.jawapos.com - Memiliki momongan adalah impian bagi banyak pasangan suami istri (pasutri) baru. Agar program hamil (promil) berjalan efektif dan cepat membuahkan hasil, ada beberapa langkah medis dan alami yang bisa Anda dan pasangan terapkan.
Berikut adalah panduan cara ampuh agar cepat mendapatkan momongan:
1. Kenali dan Hitung Masa Subur (Metode Kalender)
Peluang kehamilan paling tinggi terjadi jika hubungan intim dilakukan pada masa subur, yaitu beberapa hari menjelang ovulasi hingga hari H ovulasi (saat sel telur dilepaskan).
- Siklus Menstruasi Teratur: Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya. Jika siklus Anda 28 hari, masa subur berada di sekitar hari ke-11 hingga ke-17 setelah hari pertama haid terakhir.
- Gunakan Alat Bantu: Anda bisa menggunakan aplikasi pencatat menstruasi atau membeli ovulation test pack (alat uji masa subur melalui urine) yang dijual di apotek untuk hasil yang lebih akurat.
Baca Juga: Kalahkan Irlandia Utara 3-1, Pemanasan Terakhir Timnas Prancis Jelang Piala Dunia 2026
2. Atur Jadwal dan Posisi Berhubungan Intim
- Frekuensi yang Tepat: Lakukan hubungan intim secara rutin 2–3 kali seminggu. Membatasi hubungan intim hanya pada masa subur justru berisiko melewatkan jendela kesempatan yang ada. Namun, hindari juga berhubungan intim setiap hari karena dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma suami.
- Posisi Bercinta: Secara medis, tidak ada posisi spesifik yang menjamin kehamilan. Namun, posisi yang memungkinkan penetrasi mendalam (seperti missionary atau doggy style) dapat membantu sperma sedekat mungkin dengan leher rahim.
- Tetap Berbaring: Setelah berhubungan, istri disarankan berbaring rileks selama 10–15 menit untuk memberi waktu bagi sperma bergerak menuju sel telur.
Baca Juga: Pimpinan Kanwil Ditjenpas Kalteng Berganti. Tukar Posisi, Kalteng-Papua Barat
3. Perbaiki Pola Makan (Nutrisi Promil)
Kedua belah pihak (suami dan istri) harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk meningkatkan kualitas sel telur dan sperma.
- Asam Folat: Sangat penting bagi istri untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin. Konsumsi sayuran hijau, alpukat, atau suplemen asam folat (minimal 400 mcg per hari).
- Antioksidan dan Seng (Zinc): Penting bagi suami untuk meningkatkan kualitas dan pergerakan (motilitas) sperma. Temukan pada kerang, daging sapi, kacang-kacangan, dan buah beri.
- Karbohidrat Kompleks & Protein: Kurangi makanan cepat saji dan perbanyak konsumsi gandum, telur, ikan, serta susu tinggi lemak (full cream).
Baca Juga: Gak Ada Kapoknya! Baru Setahun Bebas Penjara, Budak Sabu di Sampit Balik Lagi ke Sel
4. Jalani Gaya Hidup Sehat bersama Pasangan
- Jaga Berat Badan Ideal: Kelebihan berat badan (obesitas) atau kekurangan berat badan dapat mengganggu produksi hormon reproduksi dan siklus ovulasi.
- Hindari Rokok, Alkohol, dan Kafein Berlebih: Paparan zat kimia dari rokok dan alkohol dapat merusak kualitas sperma dan menurunkan kesuburan rahim. Batasi juga konsumsi kopi maksimal 1 cangkir sehari.
- Rutin Berolahraga: Lakukan olahraga intensitas sedang seperti jalan cepat, berenang, atau bersepeda selama 30 menit sehari. Hindari olahraga yang terlalu berat karena justru bisa mengganggu kesuburan.
Baca Juga: Apes Akibat Miras! Teler Arak Lalu Bakar Pos Jaga PT KMB, Pria Ini Terancam 1,5 Tahun Bui
5. Kelola Stres dengan Baik
Stres emosional dapat mengganggu kerja hipotalamus—kelenjar di otak yang mengatur hormon reproduksi. Akibatnya, siklus menstruasi bisa terganggu atau sperma menjadi kurang berkualitas.
- Nikmati masa-masa awal pernikahan tanpa terlalu terbebani.
- Lakukan hobi bersama, meditasi, atau deep talk dengan pasangan agar hubungan tetap hangat dan rileks.
Baca Juga: Kelestarian dan Kebersihan Lingkungan Kota Cantik Harus Dijaga
Kapan Harus Menemui Dokter Spesialis?
Jika usia istri di bawah 35 tahun dan sudah mencoba secara rutin selama 1 tahun namun belum berhasil, atau usia istri di atas 35 tahun dan sudah mencoba selama 6 bulan, sebaiknya segera lakukan konsultasi ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) atau andrologi untuk pemeriksaan kesuburan (fertility check-up) yang lebih mendalam.
Semoga program hamil Anda dan pasangan berjalan lancar dan segera diberikan kepercayaan! (*)
Editor : Farid Mahliyannor