SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kabut asap tebal kembali menyelimuti sejumlah ruas jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat pagi (2/10/2026). Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara sangat terbatas.
Asap terlihat di sejumlah ruas jalan utama di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Di antaranya Jalan Kapten Mulyono, Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, Jalan Tjilik Riwut hingga Jalan Jenderal Sudirman.
Seorang warga yang melintas, Usna, mengatakan jarak pandang pagi itu bahkan kurang dari 10 meter. Objek yang berada sekitar lima meter di depan pengendara sudah sulit terlihat karena tertutup asap.
“Jalan lima meter saja sudah tidak terlihat. Kalau yang mengendarai sepeda motor harus menyalakan lampu dan pelan-pelan, kalau enggak bisa celaka,” kata Usna.
Kondisi tersebut membuat pengendara harus meningkatkan kewaspadaan. Kendaraan dari arah berlawanan maupun yang berada di depan sulit terlihat dari jarak jauh.
Usna juga mengingatkan pengendara agar menggunakan lampu kendaraan saat melintas di tengah kepungan asap. Hal itu penting agar posisi kendaraan lebih mudah diketahui pengguna jalan lainnya.
“Untuk rekan-rekan, baiknya menghidupkan lampu jauh dan juga hazard, karena ini tidak kelihatan sama sekali,” ujarnya.
Kabut asap tidak hanya terlihat di jalan-jalan dalam kota. Asap juga menyelimuti sejumlah ruas jalan dan permukiman di wilayah Kotim.
Jarak pandang yang terbatas meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Kemunculan asap kembali terjadi setelah sebelumnya sejumlah wilayah Kotim diguyur hujan. Hujan sempat mengurangi kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan asap masih muncul di sejumlah kawasan. Masyarakat yang hendak bepergian diharapkan memperhatikan kondisi jarak pandang dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan. (oes)
Editor : Slamet Harmoko