Kabut Asap Tak Kunjung Reda, Rumah Oksigen di Palangka Raya Diperbanyak

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB
Upaya pendinginan lahan gambut yang telah hangus terbakar di sekitar Kota Palangka Raya, agar tak lagi mengeluarkan bara api. (dok/dodi/radarsampit)
Upaya pendinginan lahan gambut yang telah hangus terbakar di sekitar Kota Palangka Raya, agar tak lagi mengeluarkan bara api. (dok/dodi/radarsampit)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Di tengah kondisi kabut asap, pemerintah memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Pemkot Palangka Raya menambah titik layanan rumah oksigen gratis hingga ke sejumlah posyandu dan satu polsek. 

Tambahan layanan tersebut melengkapi 11 rumah oksigen yang sebelumnya telah tersedia di sejumlah fasilitas kesehatan.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, perluasan layanan dilakukan agar masyarakat terdampak asap lebih mudah mendapatkan pertolongan ketika mengalami gangguan pernapasan."Kita sudah ada 11. Nah saat ini kami tambah menyasar sampai ke posyandu-posyandu, tapi sebenarnya di bidan-bidan yang praktik juga sudah ada," kata Fairid.

Berdasarkan informasi Pemkot Palangka Raya, tambahan layanan tersebut tersebar di 10 lokasi. Di antaranya Posyandu Melati di Jalan Ir. Soekarno, Posyandu Mahabbah di Jalan Karanggan XXV, Posyandu Cempaka di Jalan Asabri III, Posyandu Sentosa di Jalan Pasir Panjang, dan Posyandu Kasih Bunda di Jalan Mahir Mahar.Kemudian Posyandu Kecipir Indah di Jalan Kecipir Indah Permai 2, Posyandu Melati di Jalan Surung I D, Posyandu Afta di Jalan Lamtorogung 2, Posyandu Sehat Bahagia di Jalan Dulin Kandang, serta Polsek Sabangau di Jalan Mahir Mahar Km 16.

Baca Juga: Ledakan Kasus ISPA Membayangi Masyarakat Kalteng. Ratusan Rumah Oksigen Disiagakan

Di setiap titik, warga dapat memperoleh tabung oksigen dan masker secara gratis. Tenaga kesehatan juga disiapkan untuk memberikan penanganan awal sekaligus menentukan apakah warga membutuhkan rujukan.Pemkot juga menyiapkan jalur evakuasi medis melalui layanan darurat 112 bagi warga yang mengalami sesak napas atau membutuhkan penanganan lebih lanjut.

"Menghubungi 112 untuk meminta bantuan ambulans. Kalau ada yang mengalami sesak napas ataupun mendesak harus mendapatkan perawatan, itu bisa menghubungi Call Center 112. Nanti bisa kita jemput pakai ambulans," ujar Fairid.

Layanan serupa juga disediakan Polda Kalteng. Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan, pihaknya menyediakan rumah oksigen gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap karhutla.

"Rumah Oksigen ini kami dirikan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap Karhutla. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Rumah oksigen Polda Kalteng tersedia di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalteng, Jalan Seth Adji, dan Klinik Induk Polda Kalteng di Jalan Rinjani. Selain itu, terdapat Rumah Oksigen Mobile yang dapat digerakkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Budi menegaskan seluruh layanan tersebut diberikan secara gratis. "Keberadaan Rumah Oksigen ini merupakan bentuk pelayanan Polda Kalteng kepada masyarakat. Pelayanannya gratis bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya yang mengalami keluhan kesehatan akibat kabut asap Karhutla," kata Budi.

Sementara itu, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna menegaskan penanggulangan karhutla membutuhkan gerak cepat dan koordinasi lintas instansi. "Penanggulangan karhutla harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi," tegasnya.

Polresta Palangka Raya, lanjut dia, terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla agar dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.”Semga kondisi saat ini segera berlalu,”tandasnya.(daq/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
rumah oksigen Walikota palangkaraya Kabid Humas Polda Kalteng fairid naparin kabut asap