Radarsampit.jawapos.com – Kisah dramatis para korban selamat KM Virgo Transport 8 mulai terungkap setelah mereka tiba di Banjarmasin. Sebanyak 43 orang yang berhasil dievakuasi kini diinapkan di Hotel Kharisma, Jalan KS Tubun, Banjarmasin Selatan.
Di lobi hotel, sebagian korban terlihat beristirahat, menikmati kopi, dan berbagi cerita tentang detik-detik kapal yang mereka tumpangi karam di Laut Jawa.
Salah satunya Faisal Weskurni (26), warga Bandung Barat. Ia menceritakan perjuangannya bertahan hidup dengan berpegangan pada lambung kapal yang masih timbul di permukaan laut.
Bersama 14 orang lainnya, Faisal berjuang melawan ombak hingga akhirnya sebuah kapal pengangkut batu bara datang memberikan pertolongan.
“Subuh kami dapat pertolongan. Salut saya, mereka nekat balik arah dan melawan arus untuk mendekati kami,” ujarnya.
Selama sekitar lima jam berada di laut, Faisal mengaku menyaksikan pemandangan yang mengerikan. Ia melihat sejumlah penumpang lain berusaha bertahan di permukaan air. Bahkan, ia menyebut ada korban yang diserang hiu.
“Pokoknya mengerikan,” katanya lirih.
Menurut Faisal, sebelum kapal tenggelam tidak terdengar alarm darurat maupun informasi dari kru. Kondisi tersebut membuat kepanikan terjadi di antara penumpang.
Para penumpang berusaha mencari pelampung. Sebagian lainnya bahkan nekat menceburkan diri ke laut ketika kondisi kapal semakin memburuk.
Faisal menuturkan, kapal mulai miring sekitar pukul 23.00 Wita. Sekitar satu jam kemudian, kemiringannya semakin parah.
“Tidak lama kemudian ada bunyi seperti ledakan. Skoci sudah turun, saya tidak tahu siapa yang ada di dalamnya. Kapal akhirnya tenggelam,” kisahnya.
Kesaksian lain disampaikan Rizal (36), sopir asal Pemalang, Jawa Tengah. Ia mengaku masih mengalami trauma setelah kejadian tersebut, meski bersyukur berhasil selamat.
“Alhamdulillah kondisi saya sudah tenang, walaupun masih teringat kejadian itu dan belum bisa tidur nyenyak. Keluarga sudah saya kabari supaya mereka tidak cemas,” ucapnya.
Rizal mengatakan, dirinya baru pertama kali menumpangi KM Virgo Transport 8. Ia berada di kapal tersebut untuk mengangkut barang kebutuhan Pertamina menuju Banjarmasin.
“Kapal yang menolong kami juga kapal tanker Pertamina. Syukur saya dan kawan-kawan selamat,” katanya. (lan/mof)
Editor : Slamet HarmokoSumber : Radar Banjarmasin