Titik Api di Luar Jangkauan, Kotim Tunggu Dukungan Water Bombing

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 22:20 WIB
Rakor evaluasi penanganan karhutla di jajaran Pemkab Kotim, Senin (14/9). (istimewa)
Rakor evaluasi penanganan karhutla di jajaran Pemkab Kotim, Senin (14/9). (istimewa)

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Upaya pemadaman karhutla di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menghadapi kendala medan dan jarak. Sejumlah titik api berada jauh dari jangkauan petugas di darat, sehingga Pemerintah Kabupaten Kotim kembali meminta dukungan helikopter water bombing kepada pemerintah pusat.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, permintaan tersebut telah ddisampaikan sebelumnya. Bahkan, pemerintah daerah sempat mendapat informasi bahwa satu unit helikopter akn ditempatkan untuk membantu penanganan karhutla di Kotim. Namun, hingga Senin (14/9/2026), dukungan tersebut belum terealisasi.

“Kita sudah menyampaikan, bahkan ada pemberitahuan bahwa akan di-dropping satu helikopter. Tapi ternyata sampai ini belum,” kata Halikinnor seusai rapat evaluasi penanganan karhutla, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, keberadaan water bombing sangat diperlukan untuk menjangkau lokasi kebakaran yang berada puluhan kilometer daribakses pemadaman darat. Kondisi tersebut membuat upaya petugas menjadi terbatas karena tidak semua titik dapat dijangkau dengan cepat.

Baca Juga: Kemarau Diprediksi sampai November, Penanganan Karhutla di Kalteng Diperkuat

“Kita minta terus karena yang di luar jangkauan kita puluhan kilo, tidak mungkin kita ke sana. Kemampuan manusia kan ada batasnya,” ujarnya.

Meski dukungan udara belum datang, pemerintah daerah tetap mengoptimlkan sumber daya yang tersedia untuk menangani titik-titik karhutla. Penanganan darat terus dilakukan sembari pemerintah daerah menungu respons atas permintaan bantuan tersebut.

Halikinnor juga berharap kondisi cuaca segera berubah dan hujan turun di wilayah Kotim. Curah hujanddinilai dapat membantu proses pemadaman sekaligus mengurangi potensi munculnya kembali titik api di kawasan yang sulit ditangani. (yn/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
titik api water bombing Bupati Kotim Halikinnor karhutla pemkab kotim