Tragedi KM Virgo Transport 8: Pemkab Kotim Telusuri Kabar Warganya yang Diduga Jadi Penumpang

M. Akbar • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB
Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan, kabar warga Samuda yang diduga menjadi penumpang KM Virgo masih perlu dikonfirmasi.  (Akbar/Radar Sampit)
Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan, kabar warga Samuda yang diduga menjadi penumpang KM Virgo masih perlu dikonfirmasi. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com -Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menelusuri kabar warga yang diduga menjadi penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa, Minggu (13/9).

Penelusuran dilakukan untuk memastikan identitas dan keberadaan warga tersebut.

Wakil Bupati Kotim Irawati telah menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) Kotim untuk mencari informasi dan menghubungi keluarga yang diduga terkait dengan penumpang KM Virgo Transport 8.

Baca Juga: Baru Dilantik, Kepala Bapperida Kotim Ajukan Pensiun Dini

Dinsos juga diminta segera berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Dalam hal ini tadi saya sudah menginstruksikan kepada Dinas Sosial untuk mencari tahu keluarganya. Tentunya kami dari pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kalimantan Selatan untuk mengetahui perkembangan pencarian tersebut,” ujar Irawati, Senin (14/9/2026).

Ia menambahkan, koordinasi dengan Basarnas Kotim maupun Basarnas Kalimantan Selatan akan dilakukan sesegera mungkin setelah informasi mengenai warga tersebut terkonfirmasi.

“Mungkin hari ini sesegera mungkin Dinas Sosial berkoordinasi, baik dengan Basarnas kita maupun Basarnas Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Baca Juga: Inilah Data Manifest KM Virgo Transport 8, Penumpang dari Berbagai Daerah Termasuk Sampit Kotim

Pemkab Kotim berharap proses pencarian memberikan kabar baik bagi keluarga. Irawati juga mengajak masyarakat mendoakan agar warga yang diduga menjadi penumpang tersebut ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kita berdoa saat ini mudah-mudahan ada kabar baik. Mudah-mudahan beliau selamat, intinya suami istri tersebut,” tuturnya.

Terkait kewenangan pemerintah daerah dalam membantu proses pencarian, Irawati mengatakan Pemkab Kotim akan berkoordinasi dengan Basarnas. Menurutnya, pencarian di perairan memiliki batas waktu tertentu.

“Kalau batasan biasanya kita kerja sama dengan Basarnas. Kalau Basarnas itu biasanya 15 hari pencarian. Apabila sudah lewat dari itu, dia tidak akan melakukan pencarian lagi. Itu kalau di air,” ungkapnya.

Baca Juga: Harap Cemas Keluarga, Dua Penumpang KM Virgo Transport 8 Asal Sampit Belum Ditemukan

Irawati memastikan koordinasi akan segera dilakukan setelah warga tersebut dipastikan merupakan masyarakat Kotim.

“Setelah ini saya akan langsung koordinasi dengan Dinas Sosial dan Basarnas Kabupaten Kotim tentunya,” pungkasnya.  (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
KM Virgo Transporat 8 KM virgo transport 8 tenggelam Tragedi KM Virgo Transport 8