Tiga Ruang Kelas Terbakar, Disdikbud Kobar Pastikan KBM SDN 1 Pangkut Tetap Berjalan

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 08:29 WIB
Tiga ruang kelas SDN 1 Pangkut, di Jalan Eji Junuh, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat Terbakar, Minggu 6 September 2026. (Warga/Radar Sampit)
Tiga ruang kelas SDN 1 Pangkut, di Jalan Eji Junuh, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat Terbakar, Minggu 6 September 2026. (Warga/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran menghanguskan tiga ruang kelas SDN 1 Pangkut, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Kerusakan tersebut membuat sejumlah fasilitas belajar tidak dapat digunakan seperti biasa.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kobar langsung menyiapkan langkah penanganan agar insiden tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.

Kepala Disdikbud Kobar Muhammad Alamsyah meminta koordinator wilayah (Korwil) bersama kepala sekolah segera menata kembali fasilitas yang masih tersedia dan layak digunakan.

“Pastikan KBM tetap berjalan pascakebakaran dengan optimalisasi sumber daya infrastruktur yang dimiliki, seperti ruang kelas, meubelair dan lainnya,” kata Alamsyah, Minggu sore.

Ruang yang Masih Layak Dimaksimalkan

Sebagai langkah sementara, pihak sekolah diminta memaksimalkan ruangan dan fasilitas yang masih dalam kondisi baik. Penataan tersebut menjadi solusi jangka pendek agar aktivitas pembelajaran siswa tetap berlangsung sembari menunggu penanganan terhadap tiga ruang kelas yang rusak akibat kebakaran.

Alamsyah menegaskan, penanganan tidak berhenti pada penataan sementara. Disdikbud Kobar tengah menyiapkan skema pemulihan permanen terhadap fasilitas pendidikan yang terdampak.

Skema tersebut dapat berupa rehabilitasi bangunan yang terbakar maupun pembangunan ruang kelas baru (RKB), menyesuaikan hasil penanganan dan kebutuhan sekolah.

Disdikbud Siapkan Anggaran Pemulihan

Untuk mendukung pemulihan fasilitas sekolah, Disdikbud Kobar akan mengupayakan penambahan pagu anggaran.

“Untuk jangka menengah akan kita upayakan penambahan pagu pada rehab berupa RKB atau rehab bangunan yang terbakar melalui APBN dan sumber dana lainnya,” ujarnya.

Menurut Alamsyah, kebutuhan pemulihan fasilitas pendidikan akan diupayakan melalui berbagai sumber pembiayaan. Selain mengandalkan anggaran daerah, pihaknya akan mendorong dukungan dari pemerintah pusat melalui APBN maupun sumber pendanaan lain yang memungkinkan.

Sekolah Diminta Perkuat Mitigasi Kebakaran

Kebakaran di SDN 1 Pangkut juga menjadi pengingat bagi satuan pendidikan lainnya mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran.

Disdikbud Kobar meminta seluruh sekolah memperkuat langkah mitigasi serta memastikan perlengkapan penanganan kebakaran tersedia dan dapat digunakan ketika kondisi darurat.

Salah satu langkah yang ditekankan adalah penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap sekolah.

“Untuk sekolah-sekolah yang lain ada upaya mitigasi terhadap musibah kebakaran dengan menyiapkan APAR pada setiap sekolah sesuai edaran sebelumnya,” pungkas Alamsyah. (*)

Editor : Slamet Harmoko
Disdikbud Kobar SDN 1 pangkut Terbakar Kebakaran SDN 1 Pangkut kobar