Tragis! Pemuda 19 Tahun Terseret Arus Sungai Katingan, Jasad Ditemukan 50 Meter dari Lokasi

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:36 WIB

 

KORBAN TENGGELAM : Petugas mengevakuasi Tabur Kasih Zendrato, 19, yang tenggelam di Sungai Katingan, Desa Tewang Karangan, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
KORBAN TENGGELAM : Petugas mengevakuasi Tabur Kasih Zendrato, 19, yang tenggelam di Sungai Katingan, Desa Tewang Karangan, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

KATINGAN, Radarsampit.jawapos.com – Tabur Kasih Zendrato, 19, yang tenggelam di Sungai Katingan, Desa Tewang Karangan, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi sehari sebelumnya, Selasa (18/8/2026), saat korban berenang di Sungai Katingan sekitar pukul 17.30 WIB. Korban diduga terseret arus deras hingga tenggelam dan menghilang dari pandangan.

Baca Juga: Jalur Maut Sampit-Pangkalan Bun Kembali Telan Korban, Satu Orang Tewas

Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum kejadian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya. Memasuki hari kedua, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan menyisir sungai menggunakan perahu karet dan melakukan penyelaman di sejumlah titik.

Sekitar pukul 11.30 WIB, korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian. Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator Lapangan Basarnas Heru membenarkan penemuan tersebut. “Korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi kejadian awal. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

Baca Juga: Cekcok Soal Mobil Rusak, Ariandi Tusuk Candra dari Belakang

Jasad korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana menyatakan operasi pencarian resmi dihentikan setelah korban ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban dan telah diserahkan kepada pihak keluarga, Operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup,” ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polairud Polres Katingan, Polsek Tewang Sanggalang Garing, Polsek Pulau Malan, Koramil 1019 Katingan, perangkat desa, serta masyarakat setempat. (daq/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
Peristiwa tenggelam kejadian musibah Sungai Katingan