Kunjungi Lokasi Karhutla di Kalteng, Menhut Raja Juli Hanya Ingatkan Warga untuk Tidak Main Api

Wawan Permana • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:53 WIB
Menhut Raja Juli Antoni didampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan lainnya memantau penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Rabu (19/8/2026). (ANTARA)
Menhut Raja Juli Antoni didampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan lainnya memantau penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Rabu (19/8/2026). (ANTARA)

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Kunjungan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni ke Kalteng ternyata hanya anti klimaks.

Raja Juli ternyata hanya mengingatkan masyarakat agar tidak bermain api di tengah kondisi cuaca yang dinilai sangat rawan kebakaran hutan dan lahan.

Peringatan tersebut disampaikan Raja Juli saat meninjau lokasi karhutla di wilayah Petuk Ketimpun, Palangka Raya, bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Rabu (19/8/2026).

Raja Juli mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memprediksi fenomena El Nino yang kuat pada 2026.

"Jadi sekaligus momen penting ini saya kembali mengingatkan masyarakat agar jangan bermain api. Kondisinya sangat buruk sekali, cuacanya sangat buruk sekali," katanya.

Menurut Raja Juli, kondisi tersebut memiliki kemiripan dengan El Nino pada 2015 ketika kebakaran melanda berbagai wilayah Indonesia.

"BMKG sudah memprediksi El Nino pada tahun 2026 ini sangat kuat. Dan itu hampir sama dengan El Nino 2015, di mana ketika itu seluruh Indonesia terbakar sekitar 2,6 juta hektare," ujarnya.

Karena itu, ia meminta tidak ada lagi pembukaan lahan dengan cara membakar selama kondisi cuaca rawan karhutla, baik oleh korporasi maupun masyarakat.  (ktr-4)

Editor : Slamet Harmoko
Menhut menhut raja juli antoni kalteng karhutla